Jawa Pos Radar Ngawi – Arus mudik Lebaran mulai dipadati kendaraan. Kemacetan pun tak terhindarkan di sejumlah titik.
Jumadi, 54, pemudik asal Jakarta tujuan Madiun mengaku sempat terjebak macet saat berangkat Selasa (17/3) malam.
Namun, kondisi lalu lintas berangsur lancar setelah diterapkan sistem satu arah.
’’Sempat macet, tapi beruntung ada one way dari Cikarang sampai Semarang,’’ ujarnya, Kamis (19/3).
Ia memanfaatkan rest area 575 A Desa Ngale, Kecamatan Paron, untuk beristirahat.
Selain mengisi bahan bakar, Jumadi juga melakukan pijat refleksi sebelum melanjutkan perjalanan.
’’Harapannya ke depan lebih baik lagi, lancar, dan tidak ada kecelakaan,’’ katanya.
Bupati Ngawi Ony Anwar Harsono yang meninjau rest area tersebut menyebut puncak arus mudik terjadi sejak Selasa malam hingga kemarin.
’’Peak time mudik ini dimulai tadi malam dan diperkirakan kendaraan masuk Jawa Timur mulai siang hingga malam ini,’’ jelasnya.
Pemkab bersama petugas terus berkoordinasi di titik rawan, terutama lokasi yang berpotensi memicu kelelahan pengemudi.
Ony mengimbau pemudik tidak memaksakan diri saat lelah.
’’Kami terus mengingatkan agar pengemudi beristirahat, karena faktor kelelahan menjadi salah satu penyebab kecelakaan,’’ tegasnya. (sae/den)
Editor : Hengky Ristanto