NGAWI - Bazar UMKM Senja Ramadan di halaman Kantor Disparpora Ngawi mencatat lonjakan transaksi menjelang Lebaran 2026.
Hingga Rabu (18/3), omzet telah mencapai Rp 501 juta. Capaian ini melampaui omzet tahun sebelumnya yang hanya sekitar Rp 413 juta hingga akhir Ramadan.
“Perkiraan sampai akhir Ramadan sekitar Rp 600 juta lebih,” kata Kepala Disparpora Ngawi Wiwien Purwaningsih.
Pengunjung Terus Meningkat
Selain omzet, jumlah pengunjung juga mengalami peningkatan signifikan.
Baca Juga: 7 Filosofi Baju Baru Lebaran, Makna Suci di Balik Tradisi yang Melekat Pada Masyarakat Indonesia
Bazar yang menyajikan aneka takjil dan produk UMKM ini kini menjadi salah satu destinasi favorit masyarakat untuk ngabuburit di Ngawi.
Harga Stabil Jadi Daya Tarik
Stabilitas harga menjadi faktor utama meningkatnya minat pembeli.
“Kami lihat di lapangan, tidak ada pedagang yang menaikkan harga. Semua tetap stabil, sehingga masyarakat merasa nyaman berbelanja di sini,” terangnya.
Jadi Konten Medsos
Pengunjung datang dari berbagai kalangan, mulai anak muda hingga orang tua.
Tidak hanya berbelanja, banyak yang memanfaatkan suasana bazar untuk membuat konten media sosial.
Akan Terus Dikembangkan
Disparpora Ngawi berkomitmen mengembangkan konsep bazar agar lebih optimal.
Evaluasi dilakukan pada penataan lokasi, pemerataan pengunjung, serta konsep acara ke depan. “Kami akan terus mencari formula terbaik,” pungkasnya. (sae/cor)
Editor : Andi Chorniawan