Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Tabung Gas Elpiji 3 Kg Langka di Ngawi, Bupati Minta Warga Beli di Pangkalan

Asep Syaeful • Senin, 23 Maret 2026 | 18:33 WIB
Bupati Ngawi Ony Anwar Harsono bersama forkopimda melakukan sidak elpiji 3 kilogram di sejumlah pangkalan. (ASEP SYAEFUL/RADAR NGAWI)
Bupati Ngawi Ony Anwar Harsono bersama forkopimda melakukan sidak elpiji 3 kilogram di sejumlah pangkalan. (ASEP SYAEFUL/RADAR NGAWI)

NGAWI - Kelangkaan tabung elpiji tiga kilogram di sejumlah wilayah Ngawi memicu kenaikan harga hingga Rp 40 ribu per tabung. 

Kondisi ini mendapat perhatian serius dari pemkab setempat.

Bupati Ngawi Ony Anwar Harsono menegaskan stok LPG melon sebenarnya mencukupi.

Baca Juga: 7 Takbiran Paling Unik di Jawa Timur dan Jawa Tengah, Nomor 5 Beda

"Secara stok aman, bahkan sudah ada tambahan distribusi sekitar 200 tabung per hari untuk tiap pangkalan," katanya.

Pengecer Jadi Titik Masalah

Namun, persoalan muncul pada distribusi di tingkat pengecer yang memicu lonjakan harga.

Distribusi berjenjang membuat harga sulit dikontrol.

"Masalah utamanya di tingkat pengecer, harga bisa naik yang membuat harga di masyarakat menjadi tinggi," jelasnya.

Ketika gas sudah masuk ke pengecer, pengawasan menjadi lemah karena tidak melalui sistem aplikasi.

Pemkab Hentikan Penjualan ke Pengecer

Pemkab Ngawi mengambil langkah dengan membatasi distribusi.

Penjualan elpiji tiga kilogram difokuskan hanya sampai pangkalan, terutama di wilayah yang mengalami kelangkaan.

Baca Juga: Omzet UMKM di Bazar Senja Ramadan Ngawi Melonjak, Disparpora Prediksi Capai Rp 600 Juta

"Masyarakat langsung membeli di pangkalan agar harga tetap sesuai HET dan bisa terkontrol melalui aplikasi," tegas Ony.

Wilayah Barat Paling Terdampak

Kelangkaan paling terasa di wilayah barat Ngawi. Beberapa kecamatan yang terdampak antara lain Kedunggalar, Widodaren, dan Ngrambe. Sementara wilayah timur relatif stabil.

Pemkab bersama kepolisian telah melakukan sidak ke sejumlah pangkalan.

Koordinasi juga dilakukan dengan Pertamina untuk memastikan distribusi sesuai aturan.

"Sudah ada penekanan dari Pertamina kepada agen dan pangkalan untuk menaati aturan ini. Harapannya distribusi kembali normal dan harga stabil," pungkasnya. (sae/den)

Editor : Andi Chorniawan
#lpg #pengecer #pangkalan #het #bupati #ngawi #elpiji #langka