Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Harga Cabai Tembus Rp 100 Ribu, Bahan Pokok di Ngawi Melonjak Usai Lebaran

Asep Syaeful • Kamis, 26 Maret 2026 | 06:17 WIB
Aktivitas jual beli di Pasar Besar Ngawi saat harga bahan pokok melonjak usai Lebaran 2026. ASEP SYAEFUL/RADAR NGAWI
Aktivitas jual beli di Pasar Besar Ngawi saat harga bahan pokok melonjak usai Lebaran 2026. ASEP SYAEFUL/RADAR NGAWI

Jawa Pos Radar Ngawi – Harga bahan pokok di Pasar Besar Ngawi (PBN) melonjak tajam usai Lebaran.

Kenaikan paling mencolok terjadi pada cabai rawit yang kini menembus Rp 100 ribu per kilogram.

Pantauan di pasar, kemarin (25/3), hampir seluruh komoditas sayur mengalami kenaikan.

Seledri naik dari Rp 25 ribu menjadi Rp 45 ribu per kilogram.

Sawi hijau melonjak dua kali lipat dari Rp 5 ribu menjadi Rp 10 ribu.

Kubis naik dari Rp 10 ribu menjadi Rp 13 ribu per kilogram.

Wortel ikut terkerek dari Rp 14 ribu menjadi Rp 22 ribu per kilogram.

Tomat juga naik dari Rp 18 ribu menjadi Rp 22 ribu per kilogram.

Pedagang sayur Bagus Widyantoro menyebut kenaikan dipicu distribusi pasokan yang belum normal.

“Semua harga sayuran naik. Kemungkinan karena pasokan belum lancar setelah Lebaran,” ujarnya.

Harga cabai paling mencolok.

Cabai rawit naik dari Rp 85–90 ribu menjadi Rp 100 ribu per kilogram.

Cabai merah keriting ikut melonjak dari Rp 35 ribu menjadi Rp 50 ribu.

Kenaikan juga terjadi pada komoditas daging.

Daging ayam naik dari Rp 40 ribu menjadi Rp 45 ribu per kilogram.

Daging sapi dari Rp 125 ribu menjadi Rp 130 ribu.

“Nyaris semua barang naik karena pasokan telat datang,” tambahnya.

Warga mulai merasakan dampaknya.

Rita Sugiarti mengaku harus mengurangi belanja dapur.

“Cabai saja sekarang sampai Rp 100 ribu,” ujarnya.

Editor : Hengky Ristanto
#harga cabai 2026 #harga sayur mahal #dampak lebaran 2026 #harga bahan pokok naik #pasar ngawi #ngawi #inflasi pangan