Jawa Pos Radar Ngawi – Penemuan jasad perempuan tanpa identitas menggegerkan warga di aliran sungai Dam Kedungputri, Paron, Minggu (29/3).
Korban ditemukan dalam kondisi membusuk dan tersangkut di rumpun bambu.
Penemuan bermula dari bau menyengat yang tercium warga sekitar pukul 12.30. Rasa penasaran membuat warga menelusuri sumber bau hingga ke tepian sungai.
’’Awalnya saya di warung, lalu disuruh warga mengecek. Ternyata benar ada mayat, kondisinya hanya mengenakan celana dalam,’’ ujar Ali Nur Wakhid, warga setempat.
Jasad ditemukan dalam posisi tengkurap. Dari ciri fisik, korban diperkirakan perempuan berusia sekitar 40 tahun dengan tinggi sekitar 160 sentimeter dan rambut ikal hitam.
Di sekitar lokasi, ditemukan sejumlah pakaian yang diduga milik korban. Di antaranya jas hitam bermotif manik-manik bunga dan daster batik cokelat.
Petugas Polsek Paron langsung memasang garis pengaman begitu menerima laporan.
Proses evakuasi berlangsung cukup sulit karena kedalaman sungai mencapai sekitar lima meter.
Petugas BPBD dan pemadam kebakaran harus bekerja ekstra dengan peralatan terbatas.
’’Kedalaman sungai sekitar lima meter, evakuasi dilakukan dengan peralatan seadanya. Korban perempuan usia sekitar 40 tahun,’’ kata Masduki.
Setelah berhasil dievakuasi, jenazah dibawa ke RSUD dr Soeroto untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Kapolsek Paron Muh Nur Haris mengatakan, penyelidikan masih dilakukan untuk mengungkap identitas korban dan penyebab kematian.
’’Kami masih melakukan penyelidikan. Jenazah sudah kami bawa ke rumah sakit untuk pemeriksaan lebih lanjut,’’ ujarnya. (sae/cor)
Editor : Hengky Ristanto