Gaya Hidup Hiburan Internasional Kab. Madiun Kota Madiun Magetan Nasional Ngawi Olahraga Pacitan Ponorogo

Lebaran Picu Lonjakan Sampah di Ngawi, Capai 50 Ton per Hari

Asep Syaeful • Selasa, 31 Maret 2026 | 09:10 WIB
Peningkatan produksi sampah harian di Ngawi selama Lebaran mencapai sekitar 50 ton per hari. DOK RADAR NGAWI
Peningkatan produksi sampah harian di Ngawi selama Lebaran mencapai sekitar 50 ton per hari. DOK RADAR NGAWI

Jawa Pos Radar Ngawi – Produksi sampah di Ngawi melonjak tajam selama momen Lebaran 2026.

Dinas Lingkungan Hidup (DLH) mencatat volume sampah mencapai sekitar 50 ton per hari.

Kepala DLH Ngawi Dodi Aprilasetia mengatakan, angka tersebut meningkat lebih dari 50 persen dibandingkan produksi normal harian yang berkisar 30 hingga 35 ton.

"Peningkatan ini dipicu oleh meningkatnya aktivitas masyarakat dan banyaknya pemudik yang pulang ke kampung halaman, sehingga tingkat konsumsi juga naik," ujarnya, kemarin (30/3).

Lonjakan terbesar terjadi pada sampah domestik rumah tangga selama perayaan Lebaran.

Meski demikian, kondisi tersebut hanya berlangsung sementara. Saat ini, volume sampah telah kembali normal.

"Seluruh sampah yang diangkut dan berakhir di TPA Selopuro sudah kembali normal," terangnya.

DLH juga berupaya meningkatkan pengelolaan sampah di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Selopuro, Desa Selopuro, Kecamatan Pitu.

Salah satunya dengan menerapkan metode sanitary landfill pada zona nonaktif.

Zona tersebut memiliki tumpukan sampah hingga sekitar lima meter dan telah ditutup sejak enam tahun lalu karena berisiko.

"Zona nonaktif ini memang sudah menggunung dan cukup berisiko, sehingga kami tidak gunakan lagi," jelasnya.

Saat ini, pengelolaan difokuskan pada zona aktif dengan tambahan lahan sekitar satu hektare.

Namun, metode yang digunakan masih open dumping.

"Kami akan mulai pengelolaan pada zona nonaktif agar dampak lingkungan bisa dikurangi dan meningkatkan kapasitas tampung TPA," pungkasnya. (sae/den)

Editor : Hengky Ristanto
#dodi aprilasetia #lebaran 2024 #tpa selopuro #sampah ngawi #ngawi #dlh ngawi