NGAWI – Kecelakaan beruntun terjadi di Jalan Ngawi–Mantingan, tepatnya di Desa Karangbanyu, Kecamatan Widodaren, Selasa (14/4) malam.
Insiden tersebut melibatkan tiga kendaraan yang melaju dari arah sama.
Kasatlantas Polres Ngawi Yuliana Plantika mengatakan, kecelakaan diduga dipicu bus yang tiba-tiba mengurangi kecepatan.
"Diduga akibat bus yang tiba-tiba melambat untuk menurunkan penumpang," ujarnya.
Kendaraan yang terlibat yakni Bus Mira bernopol S 7303 US yang dikemudikan Indra Gunawan (51), warga Kebumen.
Kemudian truk tronton Hino bernopol T 9698 DA yang dikemudikan Cristophorus (55), warga Jombang.
Serta truk tronton Mercy bernopol AD 8712 KA yang dikemudikan Setu Al Sutoyo (64), asal Surakarta.
"Ketiganya melaju dari arah sama, barat ke timur," ungkapnya.
Peristiwa bermula saat bus mengurangi kecepatan secara mendadak di tepi jalan.
Di belakangnya, truk Hino tidak sempat mengantisipasi karena jarak terlalu dekat, sehingga menabrak bagian belakang bus.
Benturan tersebut memicu kecelakaan lanjutan. Truk Mercy yang berada di belakang kemudian menabrak truk Hino.
"Diduga pengemudi kurang hati-hati dan tidak menjaga jarak aman, sehingga saat kendaraan di depan melambat terjadi tabrak beruntun," ujar Yuliana.
Akibat kejadian tersebut, satu orang mengalami luka. Korban adalah kernet truk Mercy, Radjiman Narto Suwarno (52), warga Surakarta.
Korban mengalami luka robek pada lutut kiri setelah sempat terjepit di ruang kemudi.
Petugas kepolisian yang tiba di lokasi langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mengevakuasi kendaraan, serta mengatur arus lalu lintas agar tetap lancar.
Korban kemudian dibawa ke Puskesmas Kauman, Ngawi, untuk mendapatkan perawatan medis dan visum.
"Kami masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait kecelakaan tersebut," pungkasnya. (sae/den)
Editor : Hengky Ristanto