NGAWI – Kerusakan parah di ruas Jalan Karangjati–Rejuno–Pakolan segera ditangani.
Pemkab Ngawi menargetkan pekerjaan perbaikan dimulai paling lambat pekan depan.
Kabid Bina Marga DPUPR Ngawi Muhammad Fauzi Amir Rachman mengatakan, saat ini persiapan tinggal menunggu kesiapan alat berat dan material.
“Masih menunggu kesiapan alat dan material,” ujarnya, Sabtu (18/4).
Perbaikan dilakukan dengan metode tambal sulam pada titik-titik kerusakan. Total panjang ruas jalan yang ditangani mencapai sekitar 10 kilometer.
Metode yang digunakan berupa lapis penetrasi aspal untuk menutup kerusakan sekaligus meningkatkan kenyamanan pengguna jalan.
“Itu untuk menutup kerusakan dan meningkatkan kenyamanan pengguna jalan,” jelasnya.
Fauzi mengungkapkan, ruas jalan tersebut sebelumnya masuk dalam rencana perbaikan pemerintah pusat.
Namun, karena kondisi jalan dinilai membahayakan, pemkab mengambil langkah lebih cepat dengan melakukan penanganan sementara.
“Sambil menunggu kepastian dari pusat, kami perbaiki dulu,” tegasnya.
Pekerjaan diperkirakan berlangsung selama dua bulan. Hal itu mempertimbangkan banyaknya titik kerusakan di sepanjang ruas tersebut.
Saat ini, status jalan masih menjadi kewenangan pemerintah kabupaten.
Sementara wacana pengalihan ke pemerintah provinsi masih menunggu keputusan lebih lanjut.
“Kami tunggu kepastian dari Kementerian PU,” pungkasnya. (sae/cor)
Editor : Hengky Ristanto