NGAWI – Ribuan ruas jalan kabupaten di Ngawi masih minim penerangan.
Kondisi itu membuat aktivitas warga belum sepenuhnya aman dan nyaman pada malam hari.
Dinas Perhubungan (Dishub) Ngawi mencatat, baru sekitar 4.500 titik dari total kebutuhan 14 ribu yang telah terpasang lampu penerangan jalan umum (LPJU).
Artinya, cakupan baru 32,1 persen, sementara sekitar 9,5 ribu titik masih gelap.
Kepala Dishub Ngawi Anang Heri Prabowo menyebut kondisi tersebut menjadi perhatian pemerintah daerah.
Baca Juga: Terkendala Administrasi, 60 Desa di Ngawi Belum Cairkan Dana Desa,
“Kondisi tersebut menjadi perhatian,” ujarnya, kemarin (19/4).
Tahun ini, Dishub merencanakan penambahan 250 titik LPJU. Anggaran yang disiapkan mencapai Rp 3,7 miliar.
Pemasangan difokuskan pada ruas jalan rawan kecelakaan lalu lintas, kriminalitas, serta fasilitas umum yang belum memiliki penerangan memadai.
“Kami masih melakukan perencanaan dan penentuan lokasi yang juga menampung usulan masyarakat,” ungkapnya.
Baca Juga: 18 SPPG di Ngawi Belum Lolos Uji Sanitasi, Operasional Tertahan
Namun, alokasi anggaran tahun ini menurun dibanding tahun lalu yang mencapai Rp 4,3 miliar.
Penurunan itu merupakan dampak kebijakan efisiensi dari pemerintah pusat.
Karena itu, pengadaan dilakukan dengan skala prioritas.
“Pengadaannya dengan pendekatan skala prioritas,” tuturnya. (sae/cor)
Editor : Hengky Ristanto