Jawa Pos Radar Ngawi – Angin puting beliung menerjang Desa Semen, Kecamatan Paron, Rabu (22/4). Puluhan rumah rusak, mayoritas pada bagian atap.
Selain itu, satu unit mobil warga tertimpa pohon tumbang. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam bencana hidrometeorologi tersebut.
Salah satu warga terdampak, Misiem, mengaku angin kencang datang tiba-tiba usai hujan deras.
“Saat hujan saya di dalam rumah, tiba-tiba anginnya kencang sekali, genteng jatuh. Saya langsung menyelamatkan diri,” ujarnya.
Akibat kejadian itu, atap rumahnya rusak dan air hujan masuk ke dalam rumah.
Sejumlah barang, termasuk televisi, turut rusak. Gabah yang disimpan juga basah.
Kepala Desa Semen Suyanto menyebut kerusakan paling banyak terjadi pada bagian atap rumah warga.
“Yang parah sekitar tujuh rumah, total terdampak bisa puluhan rumah,” katanya.
Ia memastikan tidak ada korban jiwa. Aparat desa bersama kepolisian dan relawan langsung melakukan pendataan kerusakan.
“Saat ini masih kami data,” terangnya.
Sementara itu, Kasi Kedaruratan BPBD Ngawi Partoyo menyebut hujan deras juga memicu banjir luapan sungai di sejumlah titik.
Beberapa lokasi terdampak antara lain MTsN 11 Ngawi di Desa Tempuran, Dusun Wates Desa Dawu, Dusun Satriyan 2 Desa Tepas, serta Dusun Semen Polantang.
“Namun banjir sudah surut sekitar dua jam kemudian. Korban jiwa nihil,” jelasnya. (sae/den)
Editor : Hengky Ristanto