Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

TPT Turun, Tapi 13 Ribu Warga Ngawi Masih Menganggur

Asep Syaeful • Rabu, 13 Mei 2026 | 21:05 WIB
MENCARI KERJA: Warga mendatangi stan perusahaan dalam kegiatan job fair di Ngawi, Rabu (13/5) untuk berburu lowongan pekerjaan. FOTO: ASEP AYAEFUL/JAWA POS RADAR NGAWI
MENCARI KERJA: Warga mendatangi stan perusahaan dalam kegiatan job fair di Ngawi, Rabu (13/5) untuk berburu lowongan pekerjaan. FOTO: ASEP AYAEFUL/JAWA POS RADAR NGAWI

Jawa Pos Radar Ngawi – Angka tingkat pengangguran terbuka (TPT) di Kabupaten Ngawi memang terus menurun dalam tiga tahun terakhir.

Namun, jumlah warga yang belum memiliki pekerjaan hingga awal 2025 masih menyentuh hampir 13 ribu jiwa.

Data itu terungkap di tengah membeludaknya pencari kerja dalam kegiatan Grisa Job Fair, Rabu (13/5).

Ribuan warga menyerbu stan perusahaan untuk berburu lowongan pekerjaan.

Wakil Bupati Ngawi Dwi Rianto Jatmiko menyebut TPT Ngawi per Agustus 2025 berada di angka 2,26 persen.

Angka tersebut turun dibandingkan 2024 sebesar 2,40 persen dan 2,41 persen pada 2023.

Meski demikian, penurunan persentase TPT belum sepenuhnya mencerminkan kondisi kesejahteraan masyarakat.

Sebab, jumlah pengangguran di Ngawi masih mencapai 12.979 jiwa hingga Februari 2025.

“Mayoritas lulusan SMA hingga perguruan tinggi,” kata Antok, sapaan akrab Dwi Rianto Jatmiko, kemarin (13/5).

Menurut dia, pemkab terus membangun sinergi dengan berbagai pihak untuk memperluas penyerapan tenaga kerja.

Mulai Dinas Tenaga Kerja Jawa Timur, cabang dinas pendidikan provinsi, lembaga pendidikan, industri, hingga perusahaan swasta.

“Kami menjembatani pemenuhan kebutuhan tenaga kerja bagi perusahaan,” ujarnya.

Antok mengatakan peningkatan penyerapan tenaga kerja mulai berdampak terhadap pertumbuhan ekonomi daerah.

Angka kemiskinan di Ngawi juga disebut mengalami penurunan.

Karena itu, pemkab terus mendorong pertemuan langsung antara perusahaan dan pencari kerja melalui bursa kerja.

“Ini bentuk riil dari upaya Pemkab Ngawi untuk memberikan fasilitas kepada masyarakat dalam mencari kerja,” ucapnya.

Tingginya antusiasme masyarakat terlihat sejak hari pertama pembukaan Grisa Job Fair.

Jumlah pelamar secara online bahkan menembus seribu orang hanya dalam sehari.

“Belum yang daftar offline atau langsung mendatangi tenda perusahaan,” ujarnya. (sae/cor)

Editor : Hengky Ristanto
#Job fair Ngawi #TPT Ngawi 2025 #Buraa kerja Ngawi #pengangguran ngawi #lowongan kerja Ngawi