Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Semua Perlintasan KA di Ngawi Kini Dipasang Palang Otomatis, Risiko Kecelakaan Turun

Asep Syaeful • Kamis, 14 Mei 2026 | 13:00 WIB
LEBIH SAFETY: Salah satu perlintasan sebidang kereta api di Ngawi yang telah dilengkapi palang pintu otomatis dan penjagaan petugas. ASEP SYAEFUL/JAWA POS RADAR NGAWI
LEBIH SAFETY: Salah satu perlintasan sebidang kereta api di Ngawi yang telah dilengkapi palang pintu otomatis dan penjagaan petugas. ASEP SYAEFUL/JAWA POS RADAR NGAWI

Jawa Pos Radar Ngawi – Risiko kecelakaan di perlintasan sebidang kereta api (KA) di Kabupaten Ngawi mulai menurun.

Dinas Perhubungan (Dishub) Ngawi memastikan seluruh perlintasan resmi kini telah dilengkapi palang pintu otomatis dan penjagaan petugas.

“Total 19 perlintasan sebidang yang sudah dijaga dan memiliki palang pintu otomatis,” kata Kepala Dishub Ngawi Anang Heri Prabowo , Kamis (14/5).

Menurut dia, keberadaan palang otomatis dan pos penjagaan terbukti efektif mengurangi risiko kecelakaan kendaraan dengan kereta api.

Sebelum fasilitas tersebut dipasang, sejumlah kecelakaan fatal sempat terjadi di beberapa titik perlintasan.

Salah satunya kecelakaan truk tertabrak Kereta Api Argo Semeru di Desa Keras Wetan, Kecamatan Geneng, pada September 2024.

Selain itu, sepeda motor juga pernah tertabrak Kereta Api Sancaka di perlintasan Wonokerto, Kecamatan Kedunggalar, Februari 2024 lalu.

“Sudah tidak ada kecelakaan di perlintasan sebidang tahun lalu,” ujarnya.

Anang menjelaskan, enam dari total 19 perlintasan tersebut dibangun dan dikelola oleh PT Kereta Api Indonesia (KAI).

Sedangkan sisanya merupakan hasil pembangunan Pemkab Ngawi bersama Pemprov Jawa Timur.

“Keberadaan palang pintu otomatis dan pos penjagaan terbukti efektif menekan angka kecelakaan di jalur rel kereta api,” ucapnya.

Selain dukungan infrastruktur, Dishub juga menilai kesadaran masyarakat saat melintasi rel kereta api mulai meningkat.

Pengendara disebut semakin disiplin dengan berhenti dan memastikan kondisi jalur aman sebelum melintas.

“Berhenti dan memperhatikan kondisi jalur,” klaimnya. (sae/cor)

Editor : Hengky Ristanto
#Palang pintu otomatis #PT KAI Ngawi #perlintasan KA Ngawi #Dishub Ngawi #kecelakaan kereta api