Jawa Pos Radar Ngawi – Kecelakaan beruntun melibatkan tiga kendaraan terjadi di Jalan Raya Ngawi–Karangjati masuk Desa Karang Malang, Kecamatan Kasreman, Kamis (14/5).
Akibat insiden tersebut, sopir pikap sempat terjepit di kabin kendaraan yang ringsek parah selama sekitar setengah jam.
Korban diketahui bernama Adi Prasetya, 23, warga Desa Rembang Kepuh, Kecamatan Ngadiluwih, Kabupaten Kediri.
Dia terjebak di ruang kemudi pikap AG 8407 EN usai kendaraan yang dikemudikannya bertabrakan dengan truk dan sepeda motor.
“Saya dievakuasi lebih dulu, sopir saya terjepit bagian setir dan dashboard,” kata Hadi Bagus Purnomo, 30, kernet pikap.
Menurut Bagus, kondisi ruang kemudi pikap mengalami kerusakan parah sehingga proses evakuasi berlangsung cukup lama.
Petugas bersama warga bahkan menggunakan bantuan dua truk untuk menarik bodi kendaraan agar ruang kabin lebih terbuka.
“Sekitar setengah jam sopir saya baru bisa dikeluarkan,” ungkapnya.
Kecelakaan tersebut melibatkan pikap, truk L 8105 VM yang dikemudikan Suud Hariyadi, 50, warga Desa Sumber Soko, Kecamatan Gempol, Pasuruan, serta sepeda motor Honda Supra AE 4207 PK yang dikendarai Sulistyoko, 55, warga Desa Sidokerto, Kecamatan Karangjati.
Bagus mengaku tidak mengetahui detail awal kejadian karena sedang tidur di dalam pikap.
“Saat kejadian saya tidur, tahu-tahu terjepit dashboard,” ujarnya.
Kecelakaan bermula saat pikap berusaha mendahului kendaraan di depannya.
Namun kendaraan diduga oleng ke kanan hingga masuk jalur berlawanan.
Dari arah berlawanan melaju truk sehingga tabrakan keras tidak dapat dihindari.
“Saya dari barat, tiba-tiba pikap oleng lalu menabrak truk saya,” kata Suud.
Akibat benturan tersebut, pikap melintang di badan jalan.
Dalam kondisi itu, sepeda motor Honda Supra yang melaju di belakang tidak sempat menghindar dan kembali menabrak pikap.
“Pikap ditabrak sepeda motor,” ungkapnya.
Akibat kecelakaan tersebut, sopir dan kernet pikap serta pengendara motor mengalami luka serius dan dilarikan ke RS Widodo untuk menjalani perawatan medis.
Kasatlantas Polres Ngawi AKP Yuliana mengatakan, penyebab kecelakaan diduga karena sopir pikap kehilangan konsentrasi saat mendahului kendaraan.
“Diduga kecelakaan dipicu sopir pikap kehilangan konsentrasi saat mendahului, saat ini kami lakukan penyelidikan lebih lanjut,” katanya. (sae/den)
Editor : Hengky Ristanto