Jawa Pos Radar Ngawi – Petaka datang saat perjalanan pulang usai menagih utang.
Mobil pikap Mitsubishi L300 bernopol L 8897 DAC terjun ke sungai sedalam lebih dari tiga meter setelah mengalami kecelakaan tunggal di Jalan Raya Ngawi–Mantingan masuk Desa Jenggrik, Kecamatan Kedunggalar, kemarin (15/5).
Akibat kejadian tersebut, tiga orang yang berada di dalam kendaraan mengalami luka-luka.
Mereka adalah Rosmadi, 43, warga Desa Bangunrejo Lor yang bertugas sebagai sopir.
Kemudian Imam Syukur, 43, warga Desa Banjarbanggi, serta Nuryanto, 43, warga Desa Karanggeneng, Kecamatan Pitu.
Ketiganya diketahui bekerja di perkebunan tebu.
Pemilik kendaraan, Tardi mengatakan, sebelum kejadian para korban diminta menagih uang di wilayah Gemarang, Kedunggalar.
Namun dalam perjalanan pulang, kendaraan justru mengalami kecelakaan.
“Dapat kabar mobil masuk sungai, katanya karena menghindari bus di tikungan,” ungkap Tardi.
Akibat kecelakaan tersebut, Rosmadi mengalami memar dan nyeri di bagian dada serta luka lecet di mata kanan.
Imam Syukur mengalami luka robek dan hematom di kepala dengan kondisi kesadaran menurun.
Sedangkan Nuryanto mengalami luka lecet pada pipi kanan dan nyeri pada tangan kanan.
Selain menyebabkan korban luka, kecelakaan juga mengakibatkan kendaraan pikap mengalami kerusakan cukup parah.
Pagar jembatan di lokasi kejadian turut rusak akibat benturan.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Ngawi Ipda Agus Harianto mengatakan, kecelakaan diduga dipicu pengemudi yang kurang hati-hati saat melintas di tikungan.
“Menurut keterangan saksi di lokasi, pengemudi kurang hati-hati saat melintas di tikungan sehingga tidak mampu menguasai laju kendaraan,” katanya. (sae/den)
Editor : Hengky Ristanto