Jawa Pos Radar Ngawi – Aksi pelemparan batu terhadap bus kembali terjadi di jalur Ngawi–Caruban.
Kali ini, tiga pelajar asal Kecamatan Padas diamankan polisi setelah diduga melempari bus Dinata Trans di Jalan Raya Desa Kwadungan Lor, Sabtu dini hari (16/5).
Akibat kejadian tersebut, sopir bus mengalami luka ringan terkena serpihan kaca depan yang pecah.
Kapolsek Padas Sugeng Wahyudi mengatakan, ketiga pelajar yang diamankan masing-masing berinisial A, V, dan Y.
Ketiganya masih berusia 16 tahun dan diketahui berboncengan tiga menggunakan sepeda motor Honda Vario bernopol AE 3788 LC.
Peristiwa bermula saat bus Dinata Trans bernopol K 7655 OD melintas usai mengisi BBM di SPBU Kedungprahu sepulang dari Yogyakarta.
Saat berpapasan dengan sepeda motor pelaku, salah satu pelajar diduga langsung melempar batu ke arah kaca depan bus.
“Batu menghantam kaca depan hingga pecah,” ujarnya.
Korban diketahui bernama Yuda Prianugraha, 30, warga Kecamatan Karangjati.
Akibat pecahan kaca, korban mengalami luka lecet di bagian mata kiri serta luka ringan di pipi dan dagu.
“Lukanya tidak fatal,” kata Sugeng.
Polisi yang menerima laporan langsung melakukan penyelidikan dan mengamankan ketiga pelajar tersebut dengan bantuan warga sekitar.
Menurut Sugeng, saat diamankan kondisi para pelaku diduga dalam pengaruh minuman keras sehingga keterangan yang diberikan berubah-ubah.
“Saat diamankan kondisinya mabuk,” ungkapnya.
Saat ini polisi masih mendalami motif aksi pelemparan tersebut dengan melibatkan Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) karena ketiganya masih berstatus pelajar.
Sementara para pelaku dikembalikan kepada orang tua sambil menunggu pemeriksaan lanjutan. (sae/her)
Editor : Hengky Ristanto