Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Polindes Tempuran Ngawi Hangus Terbakar, Diduga Dipicu Korsleting Listrik

Asep Syaeful • Senin, 18 Mei 2026 | 21:10 WIB
HANGUS: Ruang ILP dan polindes Desa Tempuran, Kecamatan Paron, rusak parah akibat kebakaran yang diduga dipicu korsleting listrik. ASEP SYAEFUL/JAWA POS RADAR NGAWI
HANGUS: Ruang ILP dan polindes Desa Tempuran, Kecamatan Paron, rusak parah akibat kebakaran yang diduga dipicu korsleting listrik. ASEP SYAEFUL/JAWA POS RADAR NGAWI

Jawa Pos Radar Ngawi – Gedung instalasi layanan primer (ILP) sekaligus polindes Desa Tempuran, Kecamatan Paron, hangus terbakar.

Ironisnya, kebakaran baru diketahui pagi harinya saat kader posyandu hendak mengambil sound system untuk kegiatan senam, Minggu (17/5).

Diduga, api sudah membakar bangunan sejak tengah malam.

Namun, letak polindes yang berada di belakang kantor desa membuat kobaran api tidak segera diketahui warga.

Sejumlah warga hanya sempat mendengar suara ledakan kecil dari arah bangunan.

“Kebakaran pertama kali diketahui sekitar pukul 07.00 oleh kader posyandu yang hendak mengambil sound system kegiatan senam pagi,” kata Camat Paron Bowo, Senin (18/5).

Saat dicek, bagian dalam bangunan sudah hangus.

Kader posyandu tersebut kemudian melapor ke perangkat desa, puskesmas, dan kepolisian.

Kebakaran merusak ruang pelayanan kesehatan yang selama ini masih aktif digunakan warga.

Plafon bangunan jebol sebagian.

Sejumlah fasilitas pelayanan kesehatan ikut ludes terbakar.

Mulai speaker sound, 10 tikar milik desa, stadiometri, heater, magicoom, adaptor wifi, dua timbangan injak, microtoise, DDTK kit, regulator, lemari etalase besi, lemari kayu hingga kursi kayu.

“Ruang ILP dan polindes itu masih aktif untuk kegiatan kesehatan masyarakat di desa,” ujar Bowo.

Kapolsek Paron Moh Nur Haris mengatakan, polisi telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan memeriksa sejumlah saksi.

Dugaan sementara, kebakaran dipicu korsleting listrik.

“Diduga akibat korsleting listrik,” ujarnya.

Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.

Namun, kerugian material ditaksir mencapai Rp 6 juta.

Polisi masih mendalami penyebab pasti kebakaran. (sae/den)

Editor : Hengky Ristanto
#kebakaran polindes #ILP Tempuran #korsletimg listrik #polindes terbakar #ngawi