Jawa Pos Radar Ngawi – Penantian calon jemaah haji (CJH) cadangan asal Ngawi akhirnya terjawab.
Sebanyak 18 CJH mendapat tambahan kuota dan resmi diberangkatkan ke Tanah Suci tahun ini.
Keberangkatan dilakukan secara bertahap melalui sejumlah kelompok terbang (kloter) Embarkasi Surabaya.
Kepala Kemenag Ngawi Masun Azali Amrullah mengatakan, pemberangkatan terakhir dilakukan melalui kloter SUB 64 dan SUB 96 pada pekan lalu.
“Keberangkatan terakhir melalui kloter SUB 64 dan 96 pekan lalu,” ujarnya, Rabu (20/5).
Menurut Amrullah, para jemaah yang masuk gelombang kedua langsung mendarat di Bandara Jeddah, Arab Saudi.
Karena itu, para CJH sudah mengenakan pakaian ihram sejak dari embarkasi.
Dengan tambahan kuota tersebut, total 502 CJH asal Ngawi, baik reguler maupun cadangan, telah diberangkatkan ke Arab Saudi untuk menunaikan ibadah haji tahun ini.
Meski demikian, masih terdapat 16 CJH cadangan yang belum memperoleh kesempatan berangkat pada musim haji 2026.
Mereka diperkirakan masuk daftar pemberangkatan untuk musim haji tahun depan.
Amrullah mengimbau seluruh jemaah menjaga kondisi kesehatan selama menjalankan rangkaian ibadah di Tanah Suci, terutama menjelang puncak pelaksanaan ibadah haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna).
“Para jemaah diimbau menjaga kondisi kesehatan selama menjalankan ibadah haji,” tandasnya. (sae/cor)
Editor : Hengky Ristanto