Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Persinga Lolos 32 Besar Liga 4, Bungkam Persada Sumbawa Barat Daya 2-0

Asep Syaeful • Kamis, 4 Juni 2026 | 01:33 WIB
AMANKAN TIKET: Pemain Persinga Ngawi merayakan kemenangan 2-0 atas Persada Sumbawa Barat Daya yang memastikan langkah Laskar Ketonggo ke babak 32 besar Liga 4 Piala Presiden 2026. FOTO: ISTIMEWA
AMANKAN TIKET: Pemain Persinga Ngawi merayakan kemenangan 2-0 atas Persada Sumbawa Barat Daya yang memastikan langkah Laskar Ketonggo ke babak 32 besar Liga 4 Piala Presiden 2026. FOTO: ISTIMEWA

Jawa Pos Radar Ngawi – Persinga Ngawi memastikan langkah ke babak 32 besar Putaran Nasional Liga 4 Piala Presiden 2026.

Bermain di Stadion Ketonggo, kemarin (3/6), Laskar Ketonggo menaklukkan Persada Sumbawa Barat Daya dengan skor meyakinkan 2-0.

Kemenangan tersebut membuat Persinga mengoleksi enam poin dari dua pertandingan dan memuncaki klasemen sementara Grup L.

Hasil itu sekaligus memastikan wakil Ngawi tersebut lolos ke fase berikutnya.

“Bersyukur atas kemenangan dan kelolosan tim,” ujar Pelatih Persinga Slamet Riadi usai pertandingan.

Dua gol kemenangan Persinga lahir melalui situasi bola mati yang selama ini menjadi salah satu andalan tim.

Gol pembuka tercipta pada menit ke-26 saat tendangan bebas Dwi Cahyono berhasil disambut sundulan Muhammad Zulhairi dan gagal diantisipasi kiper lawan.

Unggul satu gol membuat Persinga lebih percaya diri mengendalikan permainan.

Namun Persada Sumbawa Barat Daya sempat memberikan tekanan pada babak kedua untuk mencari gol penyama kedudukan.

Saat pertandingan memasuki menit-menit akhir, Persinga mendapatkan hadiah penalti.

Muhammad Rayhan Andanti yang maju sebagai eksekutor sukses menuntaskan tugasnya pada menit ke-88 dan mengunci kemenangan menjadi 2-0.

“Bola mati memang senjata kami selama ini. Saat sulit mencetak gol lewat permainan terbuka, peluang dari set piece harus dimaksimalkan,” kata Slamet.

Meski meraih kemenangan dan memastikan tiket 32 besar, Slamet menilai performa timnya masih jauh dari sempurna.

Dia mengaku masih memiliki banyak pekerjaan rumah yang harus segera dibenahi sebelum menghadapi pertandingan berikutnya.

Menurutnya, para pemain sempat kehilangan intensitas permainan setelah unggul satu gol.

Faktor psikologis membuat tim terlalu nyaman sehingga permainan Persinga menurun pada babak kedua.

“Kami sempat merasa nyaman setelah unggul satu gol, sehingga di babak kedua sedikit ketekan,” ungkapnya.

Selain aspek permainan, kondisi fisik pemain juga menjadi perhatian serius.

Jadwal pertandingan yang padat membuat stamina pemain menurun saat laga memasuki fase krusial.

“Titik rawan mulai terlihat di menit ke-70 ke atas. Karena kondisi fisik itu, kami memaksimalkan kuota lima pergantian pemain untuk menjaga kedalaman,” jelas Slamet.

Di kubu lawan, Pelatih Persada Sumbawa Barat Daya Yosef De Orney mengakui Persinga tampil lebih disiplin.

Menurut dia, strategi lini belakang Persinga berhasil mematikan kecepatan para pemainnya.

“Mereka tahu kami punya pemain yang memiliki kecepatan, dan mereka meredamnya dengan jebakan offside,” ujar Yosef. (sae/den)

Editor : Hengky Ristanto
#piala presiden 2026 #Persada Sumba Barat Daya #stadion ketonggo #liga 4 #persinga ngawi