Jawa Pos Radar Ngawi – Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) jenjang SD dan SMP tahun ajaran 2026/2027 di Kabupaten Ngawi resmi dibuka.
Tahun ini, terdapat perubahan pada jalur prestasi dengan penambahan nilai Tes Kemampuan Akademik (TKA) sebagai indikator penilaian kelulusan calon peserta didik.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Ngawi Kabul Tunggul Winarno mengatakan, pendaftaran jalur prestasi mulai dibuka pada Selasa (3/6) hingga Sabtu (6/6) mendatang.
"Untuk jalur prestasi, dibuka mulai hari ini sampai Sabtu (6/6) mendatang," ujarnya, Kamis (4/6).
Menurut Kabul, sebelumnya seleksi jalur prestasi hanya mengacu pada nilai rapor dan sertifikat penghargaan akademik maupun nonakademik yang dimiliki calon peserta didik.
Namun pada SPMB tahun ini, penilaian diperkuat dengan hasil Tes Kemampuan Akademik (TKA).
Nilai TKA akan diakumulasikan bersama komponen penilaian lainnya dalam proses seleksi.
Bahkan, indikator baru tersebut memiliki bobot cukup besar dalam menentukan kelulusan peserta.
"Penambahan indikator TKA ini memiliki bobot persentase hingga 20 persen dalam menentukan kelulusan calon peserta didik di jalur prestasi," terangnya.
Sesuai ketentuan yang berlaku, SPMB 2026 di Kabupaten Ngawi tetap menggunakan empat jalur penerimaan.
Jalur prestasi memperoleh kuota 35 persen, jalur afirmasi 20 persen, jalur domisili 40 persen, dan jalur mutasi sebesar lima persen.
Kabul menjelaskan, pembagian kuota tersebut bertujuan untuk mengoptimalkan daya tampung sekolah sekaligus mengurangi anggapan adanya sekolah favorit yang selama ini membuat pendaftar menumpuk di sejumlah sekolah tertentu.
"Harapannya bisa memenuhi pagu rombel yang sudah kami tetapkan," katanya.
Dikbud Ngawi juga meminta masyarakat tidak khawatir terkait ketersediaan kursi sekolah.
Berdasarkan data yang dimiliki, jumlah lulusan SD tahun 2026 diperkirakan mencapai sekitar 7.600 siswa.
Sementara itu, daya tampung SMP negeri dan swasta di Kabupaten Ngawi mencapai sekitar 9.300 kursi.
Dengan kapasitas tersebut, seluruh lulusan SD dipastikan memiliki kesempatan melanjutkan pendidikan ke jenjang SMP.
"Kami menjamin seluruh lulusan SD di Ngawi memiliki peluang yang sangat besar untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang berikutnya," tegas Kabul. (sae/den)
Editor : Hengky Ristanto