Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Pascakebakaran, Pemkab Ngawi Ajukan Rp 8 Miliar ke Pemprov Bangun Pasar Gentong

Asep Syaeful • Jumat, 5 Juni 2026 | 08:00 WIB
Aktivitas perdagangan di Pasar Gentong, Kecamatan Paron, belum pulih sepenuhnya pascakebakaran. ASEP SYAEFUL/JAWA POS RADAR NGAWI
Aktivitas perdagangan di Pasar Gentong, Kecamatan Paron, belum pulih sepenuhnya pascakebakaran. ASEP SYAEFUL/JAWA POS RADAR NGAWI

Jawa Pos Radar Ngawi – Dua tahun setelah dilanda kebakaran hebat, Pasar Gentong di Kecamatan Paron masih belum sepenuhnya pulih.

Untuk mempercepat proses pembangunan kembali, Pemkab Ngawi mengajukan bantuan keuangan sebesar Rp 8 miliar kepada Pemerintah Provinsi Jawa Timur.

Langkah tersebut diambil karena keterbatasan kemampuan APBD Ngawi di tengah kebijakan efisiensi anggaran yang membuat ruang fiskal daerah semakin sempit.

Kepala Bidang Pasar Dinas Perdagangan, Perindustrian, dan Tenaga Kerja (DPPTK) Ngawi Yunika Nur mengatakan, usulan bantuan keuangan telah disampaikan kepada Pemprov Jawa Timur untuk mendukung revitalisasi pasar yang menjadi pusat aktivitas ekonomi masyarakat Paron tersebut.

"Tahun ini kami mengusulkan bantuan keuangan ke Pemprov Jawa Timur sebesar Rp 8 miliar untuk pembangunan kembali Pasar Gentong," ujarnya, kemarin (5/6).

Menurut Yunika, revitalisasi akan mencakup seluruh area pasar dengan luas sekitar 4.780 meter persegi yang mengalami kerusakan akibat kebakaran pada 2024 lalu.

Pembangunan kembali tidak hanya bertujuan memulihkan aktivitas perdagangan, tetapi juga menghadirkan fasilitas yang lebih aman, tertata, dan layak bagi pedagang maupun pengunjung pasar.

Sedikitnya 161 pedagang diproyeksikan menjadi penerima manfaat langsung dari program revitalisasi tersebut.

Mereka terdiri atas 28 pemilik kios, 91 pedagang los, dan 42 pedagang los dasaran.

Hingga kini, sebagian pedagang masih bertahan menjalankan aktivitas usaha dengan fasilitas sementara yang jauh dari kondisi ideal.

Karena itu, percepatan pembangunan dinilai menjadi kebutuhan mendesak untuk mengembalikan denyut ekonomi masyarakat yang selama ini bergantung pada keberadaan Pasar Gentong.

Selain membantu para pedagang kembali beraktivitas secara normal, revitalisasi juga diharapkan mampu menghidupkan kembali fungsi pasar sebagai pusat perdagangan utama di wilayah Kecamatan Paron dan sekitarnya.

"Kami berharap usulan ini segera mendapat persetujuan sehingga proses pembangunan bisa segera dilaksanakan," katanya. (sae/den)

Editor : Hengky Ristanto
#Pasar Gentong #revitalisasi pasar #ngawi #pedagang pasar #pemprov jatim