Jawa Pos Radar Ngawi – Persinga Ngawi membuktikan krisis pemain bukan penghalang untuk meraih hasil maksimal.
Di tengah badai cedera dan akumulasi kartu, Laskar Ketonggo sukses mengalahkan Porsiba FC Tanjung Enim dengan skor 2-0 pada laga Grup V Liga 4 Nasional Piala Presiden 2026 di Stadion Ketonggo, Sabtu (13/6).
Kemenangan tersebut sekaligus memastikan Persinga Ngawi lolos ke babak 16 besar Liga 4 Nasional 2026.
Tokoh utama kemenangan Persinga adalah Dimas Galih Gumilang.
Pemain bernomor punggung 11 yang biasanya beroperasi sebagai winger itu dipercaya menjadi ujung tombak akibat keterbatasan stok penyerang. Kepercayaan tersebut dibayar lunas dengan dua gol kemenangan.
“Alhamdulillah, kita berhasil mengamankan tiga poin. Artinya lolos 16 besar,” ujar Pelatih Persinga Ngawi Selamet Riadi.
Persinga langsung tampil agresif sejak menit awal.
Saat pertandingan baru berjalan delapan menit, Dimas Galih berhasil memecah kebuntuan melalui sepakan terukur yang gagal diantisipasi kiper Porsiba FC, Rangga Choirul Yudhasmara.
Gol cepat itu membuat permainan tuan rumah semakin berkembang.
Persinga mampu mengontrol jalannya pertandingan hingga babak pertama berakhir dengan keunggulan 1-0.
“Semua rotasi yang kita lakukan saat keterbatasan pilihan pemain berjalan lancar. Para pemain tampil maksimal,” kata Selamet.
Memasuki babak kedua, Porsiba FC mencoba bangkit dan meningkatkan tekanan.
Tim asal Tanjung Enim bahkan sempat membobol gawang Persinga pada menit ke-61. Namun gol tersebut dianulir wasit karena pemain berada dalam posisi offside.
Ketika tekanan lawan semakin meningkat, Persinga justru mampu menambah keunggulan.
Pada menit ke-82, Dimas kembali mencatatkan namanya di papan skor melalui sundulan memanfaatkan situasi tendangan bebas.
Gol tersebut memastikan kemenangan Persinga 2-0 sekaligus membawa Dimas mengoleksi tiga gol sepanjang putaran nasional Liga 4 musim ini.
“Walaupun Dimas bukan penyerang, kita paksa jadi striker karena tidak punya banyak pilihan pemain. Ternyata dia bisa menjawab kepercayaan itu,” ungkap Selamet.
Selain ketajaman Dimas, Persinga juga terbantu performa gemilang kiper Fahmi Idris.
Beberapa penyelamatan penting yang dilakukannya berhasil menggagalkan peluang Porsiba dan menjaga gawang tetap steril hingga pertandingan usai.
“Penampilan penjaga gawang sangat membantu kami. Beberapa penyelamatan penting membuat kami tetap unggul,” tambahnya.
Sementara itu, Pelatih Porsiba FC Wijay mengakui gol cepat Persinga menjadi faktor yang memengaruhi jalannya pertandingan.
Meski anak asuhnya berupaya bangkit, permainan agresif tuan rumah membuat mereka kesulitan mengembangkan permainan.
“Pemain sudah bekerja maksimal, tetapi Persinga bermain cukup agresif di lini depan,” ujarnya. (sae/den)
Editor : Hengky Ristanto