Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Ratusan Pelajar Ngawi Ramaikan Festival Olahraga Tradisional Peringati Bulan Bung Karno

Asep Syaeful • Senin, 15 Juni 2026 | 07:30 WIB
SEMANGAT BUDAYA: Ratusan pelajar SD dan SMP mengikuti Festival Olahraga Tradisional di Alun-Alun Merdeka Ngawi. ASEP SYAEFUL/RADAR NGAWI
SEMANGAT BUDAYA: Ratusan pelajar SD dan SMP mengikuti Festival Olahraga Tradisional di Alun-Alun Merdeka Ngawi. ASEP SYAEFUL/RADAR NGAWI

Jawa Pos Radar Ngawi – Suasana Alun-Alun Merdeka Ngawi dipenuhi gelak tawa dan semangat kebersamaan, Minggu pagi (14/6).

Sebanyak 340 peserta dari kalangan pelajar SD dan SMP mengikuti Festival Olahraga Tradisional (FOT) dalam rangka memperingati Bulan Bung Karno 2026.

Festival yang digelar Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) Ngawi itu menghadirkan berbagai permainan tradisional yang mulai jarang dijumpai.

Mulai gobak sodor, balap egrang, hingga terompah panjang atau bakiak dimainkan secara kompetitif dan penuh antusiasme.

Ketua KORMI Ngawi Yuwono Kartiko mengatakan, kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya menjaga warisan budaya bangsa melalui olahraga tradisional.

“Tema filosofis tahun ini, Setialah pada Sumbermu,” ujarnya.

Pria yang akrab disapa King itu menegaskan KORMI berkomitmen terus menghidupkan olahraga masyarakat melalui berbagai kegiatan serupa.

Menurutnya, permainan tradisional bukan sekadar hiburan, tetapi juga sarana mengenalkan identitas budaya kepada generasi muda.

“Dengan mengenali akar budaya, kita tunjukkan jati diri sebagai bangsa Indonesia,” katanya.

Festival tersebut melibatkan total 340 peserta yang terdiri atas atlet pelajar, juri, dan wasit.

Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung di kawasan alun-alun dan mendapat perhatian masyarakat yang turut menyaksikan jalannya perlombaan.

Wakil Bupati Ngawi Dwi Rianto Jatmiko yang hadir dalam kegiatan itu menilai olahraga tradisional memiliki nilai pendidikan karakter yang kuat.

Permainan rakyat dinilai mampu membangun interaksi sosial, kerja sama tim, serta rasa sportivitas yang sulit ditemukan dalam permainan berbasis gawai.

“Peserta festival sengaja dipilih anak-anak karena karakter baik, sportivitas, dan kebersamaan relatif mudah untuk ditanamkan dan dibangun,” ujarnya. (sae/den)

Editor : Hengky Ristanto
#Festival Olahraga Tradisional #KORMI Ngawi #olahraga tradisional ngawi #gobak sodor #Bulan Bung Karno