Jawa Pos Radar Ngawi – Upaya mendahului kendaraan di depannya berakhir tragis.
Solehudin Alayubi, 18, warga Lamongan, meninggal dunia setelah sepeda motor Honda Supra X 125 bernopol S 4130 JG yang dikendarainya bertabrakan dengan truk trailer di Jalan Raya Ngawi–Mantingan, Desa Kawu, Kecamatan Kedunggalar, Jumat (19/6).
Saat kejadian, Solehudin berboncengan dengan Raib Dzakwaan Saputra, 20, warga Pekalongan. Keduanya melaju dari arah barat menuju timur.
Dari arah berlawanan melaju truk trailer bernopol L 9584 UM yang dikemudikan Agus Prawoto, 46, warga Kecamatan Sawahan, Kabupaten Madiun.
Menurut keterangan sopir truk, kecelakaan terjadi ketika sepeda motor korban berusaha mendahului kendaraan lain di depannya hingga mengambil jalur kanan terlalu jauh.
“Motor melaju terlalu ke kanan. Saya sudah tidak sempat menghindar,” ujar Agus.
Kasatlantas Polres Ngawi AKP Yuliana Plantika menjelaskan, benturan terjadi antara bagian depan sepeda motor dan bagian depan kanan truk trailer.
Kerasnya tabrakan membuat motor mengalami kerusakan parah.
Korban Solehudin mengalami luka berat berupa robek pada bagian dahi, pendarahan dari telinga kiri, serta patah kaki kanan.
Korban dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian.
“Korban mengalami luka berat, robek di bagian dahi, pendarahan telinga kiri, dan patah kaki kanan,” ujar Yuliana.
Sementara itu, Raib Dzakwaan Saputra yang dibonceng mengalami luka serius dan sempat mengalami penurunan kesadaran.
Korban menderita patah kaki kanan, patah tangan kanan, serta benturan pada bagian kepala.
Petugas segera mengevakuasi korban selamat ke RSI Attin Husada untuk mendapatkan penanganan medis intensif.
“Korban yang selamat langsung dilarikan ke RSI Attin Husada untuk mendapatkan penanganan medis,” terangnya. (sae/cor)
Editor : Hengky Ristanto