Jawa Pos Radar Ngawi – Pengesahan warga baru Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) di Kabupaten Ngawi berlangsung di bawah pengamanan ketat.
Ratusan personel gabungan diterjunkan untuk mengawal seluruh rangkaian kegiatan sekaligus mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
Pengamanan dimulai sejak Kamis (18/6) sore melalui apel kesiapan di Lapangan Satya Haprabu Polres Ngawi.
Seluruh personel Polres Ngawi bersama jajaran Polsek kemudian disebar ke sejumlah titik strategis hingga Jumat (19/6) pagi.
Kapolres Ngawi AKBP Prayoga Angga Widyatama mengatakan pengamanan dilakukan secara terbuka maupun tertutup.
Selain patroli dan penjagaan di lokasi kegiatan, petugas juga menerapkan penyekatan di sejumlah jalur menuju lokasi pengesahan.
“Penyekatan diterapkan di sejumlah jalur masuk menuju lokasi kegiatan guna mengatur mobilitas peserta,” ujarnya.
Menurut Prayoga, langkah tersebut merupakan bagian dari strategi pencegahan untuk meminimalkan potensi gangguan keamanan selama prosesi pengesahan warga baru berlangsung.
Petugas di lapangan juga diminta mengantisipasi kerumunan yang berpotensi menimbulkan gesekan.
Selain pengamanan di titik kegiatan, patroli gabungan turut digelar di sejumlah ruas jalan yang menjadi akses keluar masuk peserta.
Langkah itu dilakukan untuk memastikan situasi tetap terkendali selama kegiatan berlangsung.
Berkat pengamanan yang dilakukan secara terpadu, seluruh rangkaian pengesahan warga baru PSHT berjalan aman dan kondusif tanpa gangguan berarti.
Prayoga menegaskan keberhasilan pengamanan tidak hanya berasal dari kesiapan aparat, tetapi juga dukungan berbagai pihak yang terlibat dalam kegiatan tersebut.
“Keamanan dan ketertiban yang tercipta merupakan hasil sinergi dan komitmen bersama,” tegasnya. (sae/her)
Editor : Hengky Ristanto