Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Desa Sumberbening Ngawi Jadi Tuan Rumah Senam Perwosi, Sukses Dongkrak Ekonomi di Waduk Sangiran

Satrio Jati • Sabtu, 20 Juni 2026 | 09:22 WIB
Pemdes Sumberbening, Ngawi, menggelar roadshow senam rekreasi Perwosi di Waduk Sangiran.
Pemdes Sumberbening, Ngawi, menggelar roadshow senam rekreasi Perwosi di Waduk Sangiran.

Jawa Pos Radar Madiun - Pemerintah Desa (Pemdes) Sumberbening, Kecamatan Bringin, Kabupaten Ngawi, terus berupaya mempromosikan sektor pariwisata lokal secara inovatif.

Langkah strategis tersebut diwujudkan secara kolaboratif dengan mendukung penuh program Persatuan Wanita Olahraga Seluruh Indonesia (Perwosi) Kabupaten Ngawi.

Pemdes Sumber Bening dipercaya menjadi tuan rumah penyelenggaraan acara roadshow senam rekreasi yang digelar di kawasan wisata Waduk Sangiran pada Sabtu (20/6).

Kepala Desa Sumber Bening, Hanif Hermawan, mengungkapkan bahwa gelaran acara olahraga berbasis masyarakat ini merupakan sebuah strategi yang sangat efektif.

Selain menjadi sarana promosi destinasi wisata, kegiatan yang dihadiri ratusan peserta ini otomatis turut mendongkrak pendapatan sektor usaha kerakyatan.

Baca Juga: Kawasan Kumuh Manguharjo Madiun Ditata, Pemprov Jatim Gelontorkan Rp 7,3 Miliar

"Selain sarana promosi wisata, para pedagang kecil juga kebagian omzet sehingga ini menggerakkan perekonomian," terang Hanif.

Ia menjelaskan bahwa pendekatan pariwisata berbasis masyarakat atau Community Based Tourism ini memastikan perputaran uang langsung dirasakan oleh warga lokal.

Pihak pemerintah desa sangat terbuka dan berkomitmen penuh untuk memfasilitasi berbagai kegiatan positif tersebut dengan sebaik-baiknya.

Hanif juga menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasihnya kepada pihak Perwosi serta Disparpora Ngawi atas pemilihan Waduk Sangiran sebagai lokasi acara.

Pemdes Sumberbening, Ngawi, menggelar roadshow senam rekreasi Perwosi di Waduk Sangiran.
Pemdes Sumberbening, Ngawi, menggelar roadshow senam rekreasi Perwosi di Waduk Sangiran.

Dalam pengembangan ekonomi ini, Pemdes memiliki peran sentral sebagai fasilitator, regulator, sekaligus pendorong utama bagi aktivitas masyarakat.

Waduk Sangiran kini tidak lagi hanya berfungsi sebagai sarana irigasi pertanian, melainkan telah bertransformasi menjadi aset ekonomi desa yang sangat potensial.

Pemerintah desa bahkan secara aktif melibatkan kalangan pemuda dalam hal digitalisasi pemasaran desa wisata melalui berbagai platform media sosial.

Para pemuda desa diberdayakan untuk mengelola promosi visual yang kuat melalui Instagram, TikTok, hingga Google Maps guna menarik minat wisatawan luar daerah.

Sejauh ini, pemdes juga telah mengalokasikan alokasi Dana Desa untuk perbaikan sejumlah infrastruktur jalan sebagai akses utama menuju kawasan waduk.

Baca Juga: Raih 113 Suara, Indonesia Terpilih Jadi Anggota Komite Warisan Budaya Takbenda UNESCO 2026-2030

Pembangunan jalan akses tersebut dinilai oleh kepala desa sebagai kunci pertama dan langkah paling krusial dalam rantai pengembangan pariwisata.

Pengembangan ekonomi desa berbasis wisata waduk ini juga didukung kuat melalui langkah penguatan kelembagaan serta legalitas pemanfaatan lahan.

Mengingat waduk berada di bawah wewenang pemerintah pusat seperti Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) atau Perhutani, Pemdes turut hadir menjembatani kerja sama.

Pemdes berupaya mengamankan nota kesepahaman (MoU) yang sah agar masyarakat aman dan nyaman dalam memanfaatkan lahan sabuk hijau (greenbelt) untuk wisata.

"Kami berharap melalui pengelolaan yang kolaboratif, pengembangan wisata memberikan manfaat besar khususnya bagi masyarakat," pungkas Hanif. (*)

Editor : Mizan Ahsani
#sumberbening #senam perwosi #wisata #ngawi #waduk sangiran