Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Ngawi Segera Punya Batalyon Pangan TNI AD, Lahan 50 Hektare Mulai Dibersihkan

Asep Syaeful • Senin, 22 Juni 2026 | 03:50 WIB
Alat berat mulai melakukan persiapan lahan pembangunan Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan (Yonif TP) di Desa Sidolaju, Kecamatan Widodaren, Kabupaten Ngawi. ASEP SYAEFUL/RADAR NGAWI
Alat berat mulai melakukan persiapan lahan pembangunan Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan (Yonif TP) di Desa Sidolaju, Kecamatan Widodaren, Kabupaten Ngawi. ASEP SYAEFUL/RADAR NGAWI

Jawa Pos Radar Ngawi – Kabupaten Ngawi segera memiliki satuan baru TNI Angkatan Darat yang difokuskan untuk mendukung ketahanan pangan nasional.

Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan (Yonif TP) akan dibangun di Desa Sidolaju, Kecamatan Widodaren, dengan memanfaatkan lahan sekitar 50 hektare.

Persiapan pembangunan mulai terlihat di lapangan.

Dua alat berat telah diterjunkan ke lokasi untuk melakukan pembersihan area yang saat ini masih berupa kawasan hutan jati dan lahan pertanian.

Pembangunan Yonif TP menjadi bagian dari program strategis pemerintah pusat yang diarahkan untuk memperkuat ketahanan pangan hingga tingkat daerah.

Bupati Ngawi Ony Anwar Harsono mengatakan pembentukan batalyon tersebut merupakan implementasi program yang digagas Presiden RI Prabowo Subianto.

Menurutnya, keberadaan Yonif TP tidak hanya menjalankan fungsi pertahanan, tetapi juga berperan dalam mendukung upaya mewujudkan kedaulatan pangan nasional.

"Bapak Presiden ingin di setiap daerah ada fungsi ketahanan pangan menuju kedaulatan pangan. Yang digerakkan teman-teman TNI AD untuk memastikan kebutuhan pangan daerah benar-benar terpenuhi," ujarnya kemarin (21/6).

Ony menjelaskan, lokasi pembangunan berada di atas lahan milik Perhutani yang berada di wilayah Desa Sidolaju.

Tahap awal proyek akan difokuskan pada pembangunan sarana dan prasarana utama sebagai penunjang operasional satuan.

Mulai dari mes prajurit, kantor, hingga berbagai fasilitas pendukung lainnya.

Setelah pembangunan fisik selesai, tahapan berikutnya adalah penempatan personel sekaligus pengaktifan fungsi-fungsi batalyon yang telah direncanakan.

"Setelah itu baru penempatan personel dan pengaktifan fungsi-fungsi batalyon," katanya. (sae/den)

Editor : Hengky Ristanto
#Yonif TP Ngawi #Batalyon Pangan #ketahanan pangan #tni ad #ngawi