Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Harga Beras di Ngawi Disebut Tembus Rp 16 Ribu per Kg, Pemkab Klaim Masih Stabil

Asep Syaeful • Selasa, 23 Juni 2026 | 23:59 WIB
Aktivitas jual beli bahan pangan di Pasar Besar Ngawi. Pedagang mengaku harga beras dan minyak goreng mengalami kenaikan dalam sepekan terakhir. ASEP SYAEFUL/RADAR NGAWI
Aktivitas jual beli bahan pangan di Pasar Besar Ngawi. Pedagang mengaku harga beras dan minyak goreng mengalami kenaikan dalam sepekan terakhir. ASEP SYAEFUL/RADAR NGAWI

Jawa Pos Radar Ngawi – Harga sejumlah bahan pangan pokok di Pasar Besar Ngawi (PBN) menjadi sorotan. Pedagang mengaku terjadi kenaikan harga beras dan minyak goreng dalam sepekan terakhir.

Namun, Dinas Perdagangan, Perindustrian, dan Tenaga Kerja (DPPTK) Ngawi menyatakan harga komoditas tersebut masih relatif stabil.

Kenaikan harga paling terasa disebut terjadi pada komoditas beras.

Pedagang mengaku harga beras premium yang sebelumnya berada di kisaran Rp 14.700 per kilogram kini mencapai Rp 16.000 per kilogram.

Sementara beras medium naik dari Rp 13.000 menjadi Rp 15.000 per kilogram.

“Beras semua naik,” ujar Lasni, salah seorang pedagang di Pasar Besar Ngawi, Selasa (23/6).

Tak hanya beras, harga minyak goreng juga dilaporkan mengalami kenaikan.

MinyaKita yang sebelumnya dijual Rp 20.000 per liter kini mencapai Rp 22.000 per liter.

Sedangkan minyak goreng merek Fortune ukuran 800 mililiter naik dari Rp 23.000 menjadi Rp 25.000 per kemasan.

Sejumlah pedagang makanan mengaku mulai merasakan dampak kenaikan harga bahan baku tersebut.

Mereka menghadapi dilema karena biaya produksi meningkat, sementara harga jual makanan sulit dinaikkan di tengah daya beli masyarakat yang belum sepenuhnya pulih.

“Kami pedagang makanan bingung. Mau menaikkan harga makanan tidak mungkin karena takut ditinggal pelanggan. Saat ini beras naik dan juga minyak goreng,” keluh Yusuf Widodo, pedagang makanan di kawasan Pasar Besar Ngawi.

Pedagang menduga kenaikan harga dipicu oleh berbagai faktor, termasuk meningkatnya biaya distribusi setelah adanya penyesuaian harga bahan bakar minyak (BBM) non-subsidi.

Namun demikian, DPPTK Ngawi memiliki data berbeda.

Berdasarkan hasil pemantauan harga yang dilakukan pemerintah daerah, komoditas beras premium maupun medium belum menunjukkan kenaikan signifikan.

Kepala Bidang Tata Niaga DPPTK Ngawi Susana mengatakan harga beras premium di Pasar Besar Ngawi masih berada di kisaran Rp 14.900 per kilogram. Sedangkan beras medium tercatat sekitar Rp 12.500 per kilogram.

“Di PBN, harga beras premium tercatat masih di angka Rp 14.900 per kilogram, sedangkan untuk beras medium juga masih stabil di harga Rp 12.500 per kilogram,” tegasnya. (sae/cor)

Editor : Hengky Ristanto
#harga minyak goreng ngawi #minyakita naik #harga sembako hari ini #Pasar Besar Ngawi #harga beras ngawi