Jawa Pos Radar Madiun - Langkah taktis terus diambil oleh Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Ngawi untuk menaikkan kelas lembaga pendidikan Islam di wilayahnya.
Melalui inovasi Tri Harakah (Tiga Gerakan), Kemenag membangun sistem pendidikan madrasah yang unggul, ramah anak, dan saling terintegrasi dari jenjang dasar hingga menengah.
Program yang memasuki tahun kedua pelaksanaan ini pengejawantahan poin keempat dari delapan program prioritas (Asta Protas) Kemenag RI.
‘’Sasaran makro dari perbaikan mutu ini adalah kontribusi riil terhadap Indeks Pembangunan Manusia (IPM, Red) di Ngawi,’’
kata Kepala Kantor Kemenag Ngawi Moh. Ersat. Gerakan pertama dimulai dari Madrasah Award.
Baca Juga: Kepala SMAN 2 Ngawi Kelola Sekolah ala Korporasi, Lebih Akuntabel dan Berorientasi Hasil
Melalui instrumen ini, ratusan lembaga yang terdiri atas 151 RA, 126 MI, 51 MTs, dan 26 MA dipacu untuk aktif berburu prestasi lewat subprogram Madrasah Jawara.
Selain itu, aspek Madrasah Populer turut dinilai untuk mengukur keaktifan syiar digital sekolah di media sosial.
Gerakan kedua berfokus penguatan spiritual melalui Madrasah Tahfidz yang ditopang gerakan Gema Ngaji (Gerakan Madrasah Ngawi Mengaji).
Program ini mewajibkan seluruh elemen madrasah untuk cakap mengaji, dengan target hafalan terstruktur,
berjenjang dari hafalan surat pendek di tingkat RA hingga target 10 juz di MA. ‘’Sudah ada siswa yang khatam 30 juz secara utuh,’’ ungkap Ersat.
Sementara gerakan ketiga mengangkat aspek Local Wisdom (Kearifan Lokal) melalui pemetaan kelas minat di jenjang MA serta penguatan program Madrasah Setangga.
Baca Juga: SMPN 1 Geneng Ubah Masjid Jadi Pusat Peradaban Karakter, Cetak Lulusan Religius Aktif dan Kreatif
Program integrasi ini mengarahkan agar lulusan madrasah melanjutkan pendidikan ke jenjang madrasah setingkat di atasnya.
Sehingga pembinaan karakter dan hafalan tahfidz siswa dapat terjaga berkelanjutan tanpa terputus di tengah jalan.
Atas komitmennya merancang skema tata kelola pendidikan Islam yang progresif dan berkesinambungan,
Kemenag dianugerahi Special Achievement dalam ajang Radar Madiun Education Awards 2026.
‘’Melalui konsistensi Tri Harakah, semoga lulusan madrasah di Ngawi tidak hanya unggul secara akademik tetapi juga kokoh secara spiritual,’’ pungkas Ersat. (ifa/cor/*)
Editor : Tim Magang Radar Madiun