Jawa Pos Radar Ngawi – Pemkab Ngawi kini memiliki pusaka baru berupa keris Kanjeng Kyai Parikesit.
Keris tersebut diserahkan dari Besalen Sanggar Keris Mataram (SKM) Yogyakarta kepada Bupati Ngawi Ony Anwar Harsono di Pendapa Wedya Graha, Rabu (1/7) malam.
Bupati Ony Anwar Harsono mengatakan, keberadaan keris pusaka itu bukan sekadar menjadi simbol budaya, tetapi juga wujud komitmen pemerintah daerah dalam menjaga dan melestarikan warisan budaya.
''Tidak hanya nguri-nguri saja, tapi juga menjaga bagaimana keberlangsungan budaya bisa terus lestari,'' ujarnya.
Menurut Ony, nama Kanjeng Kyai Parikesit dipilih karena memiliki filosofi sebagai sosok yang terus mencari dan belajar.
Nilai tersebut dinilai sejalan dengan semangat Pemerintah Kabupaten Ngawi dalam menghadirkan inovasi untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.
''Istilahnya adalah inovasi, sebuah semangat untuk terus mencari terobosan bagi masyarakat,'' tuturnya.
Sementara itu, Pendiri sekaligus Pengelola Museum dan Galeri Keris Sanggar Keris Mataram (SKM) Yogyakarta Ki Arya Pandhu menjelaskan, keris tersebut menggunakan dhapur Maheso Teki atau Kebo Teki.
Keris merupakan karya empu Gus Poleng (Nurjianto) yang ditempa selama sekitar dua bulan menggunakan perpaduan besi, baja, nikel, serta besi kuno yang berasal dari Kabupaten Ngawi.
''Ditempa selama dua bulan menggunakan perpaduan besi, baja, nikel, serta besi kuno dari Ngawi,'' jelasnya. (sae/den)
Editor : Hengky Ristanto