Jawa Pos Radar Madiun - Suasana khidmat menyelimuti Pendapa Wedya Graha saat Pemerintah Kabupaten Ngawi memperingati Hari Jadi ke-668, Selasa (7/7).
Di balik rangkaian prosesi budaya dan seremoni tahunan, peringatan kali ini menjadi penanda dimulainya arah baru pembangunan daerah yang berfokus pada penguatan kemandirian masyarakat.
Momentum tersebut sekaligus menandai transisi dari Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) periode pertama menuju RPJMD periode kedua.
Bupati Ngawi Ony Anwar Harsono menegaskan tema "Ngawi Tumbuh, Berdaya, Berbudaya" tidak sekadar menjadi slogan peringatan hari jadi.
Menurutnya, tema tersebut mencerminkan arah pembangunan Kabupaten Ngawi pada periode berikutnya.
"Tema itu bukan sekadar slogan, penanda beralihnya RPJMD (rencana pembangunan jangka menengah daerah) periode pertama menuju visi RPJMD periode kedua," ungkap Ony.
Tahun ini menjadi penutup pelaksanaan RPJMD periode pertama.
Selanjutnya, Pemerintah Kabupaten Ngawi mulai mempersiapkan pelaksanaan Semesta Berencana Jilid Kedua sebagai arah pembangunan pada RPJMD periode kedua.
Ony menjelaskan salah satu fokus utama pembangunan ke depan adalah memperkuat kemandirian masyarakat melalui pembangunan karakter.
"Penguatan yang dibangun secara lebih intens adalah kemandirian dari seluruh warga. Kami lakukan penguatan karakter jati diri bangsa," ujarnya. (sae/den)
Editor : Hengky Ristanto