Jawa Pos Radar Ngawi – Seorang lansia bernama Jariah, 85, nyaris kehilangan nyawa saat rumahnya terbakar di Desa Sirigan, Kecamatan Paron, Kabupaten Ngawi, Jumat (10/7).
Korban yang mengalami lumpuh sempat terjebak di dalam rumah sebelum akhirnya berhasil diselamatkan warga yang mendobrak pintu.
Saat kebakaran terjadi, Jariah berada seorang diri di dalam kamar.
Kedua anaknya sedang bekerja di sawah, sementara seluruh pintu rumah dalam kondisi terkunci dari luar.
Tetangga korban, Amirul Khasanah, menjadi orang pertama yang mengetahui kebakaran.
Dia mengaku awalnya mendengar suara letupan dari arah dapur sebelum melihat kobaran api membesar.
"Awalnya terdengar suara seperti bambu terbakar. Saat saya keluar rumah, api sudah membesar dari dapur," ujarnya.
Amirul kemudian meminta bantuan warga sekitar. Kebetulan saat itu warga baru selesai menunaikan Salat Jumat.
Mengetahui masih ada penghuni di dalam rumah, warga langsung mendobrak pintu yang terkunci dan menerobos kepulan asap untuk menyelamatkan Jariah.
"Yang terbakar bagian dapur. Alhamdulillah Mbah Jariah berhasil dievakuasi dengan selamat," katanya.
Petugas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Satpol PP Kabupaten Ngawi mengerahkan tiga unit mobil pemadam ke lokasi.
Namun, saat petugas tiba, api telah menghanguskan hampir seluruh bangunan rumah semi permanen tersebut.
Petugas Damkar Herry Kuncoro mengatakan, berdasarkan keterangan awal keluarga, kebakaran diduga dipicu bara api dari tungku dapur yang belum sepenuhnya padam.
"Diduga sisa kayu bakar belum benar-benar padam lalu kembali menyala dan membakar dinding rumah yang terbuat dari kayu," jelasnya.
Sementara itu, pihak kepolisian masih menyelidiki penyebab pasti kebakaran.
Kapolsek Paron AKP Muh Nur Haris memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
"Penyebab kebakaran masih kami dalami," tandasnya. (sae/den)
Editor : Hengky Ristanto