Jawa Pos Radar Ngawi – Sektor pariwisata Kabupaten Ngawi mencatat tren positif selama masa libur sekolah.
Disparpora Ngawi mencatat rata-rata kunjungan wisata mencapai 3.655 orang per hari hingga Kamis (9/7), meningkat dibanding periode yang sama tahun lalu yang berada di angka 2.849 pengunjung per hari.
Kepala Bidang Pariwisata Disparpora Ngawi Satria Eka Widhiarsa mengatakan peningkatan tersebut membuat pihaknya optimistis capaian kunjungan wisata sepanjang 2026 akan melampaui tahun sebelumnya.
"Kami optimistis angka akhir pariwisata tahun ini akan melesat melampaui tahun lalu," ujarnya, kemarin (12/7).
Menurut Satria, kondisi ekonomi yang masih menantang justru mendorong masyarakat memilih destinasi wisata lokal yang lebih terjangkau daripada bepergian ke luar daerah.
"Kondisi ekonomi yang sulit membuat masyarakat lebih selektif. Memilih wisata lokal di Ngawi menjadi solusi yang sangat rasional bagi para orang tua. Selain jauh lebih hemat ongkos, anak-anak mereka tetap bisa menikmati waktu berwisata dengan gembira," katanya.
Selain faktor efisiensi biaya, meningkatnya kunjungan juga dipengaruhi berbagai agenda yang digelar bertepatan dengan libur sekolah, termasuk rangkaian Hari Jadi Ngawi ke-668.
Beragam atraksi budaya hingga agenda berbasis kearifan lokal berhasil menarik wisatawan dari dalam maupun luar daerah.
Salah satu kegiatan yang menjadi magnet wisata adalah Pasar Jadoel Ahad Legi di Taman Wisata Tawun.
"Event rutinan pasaran Jawa di sejumlah titik, salah satunya Pasar Jadoel Ahad Legi yang digelar di Taman Wisata Tawun, terbukti konsisten menjadi daya tarik yang kuat bagi pengunjung," jelasnya.
Disparpora juga mencatat pertandingan Persinga Ngawi pada kompetisi Liga 4 Nasional di Stadion Ketonggo turut mendorong peningkatan kunjungan selama libur sekolah.
Pertandingan tersebut tidak hanya menarik warga lokal, tetapi juga perantau yang pulang kampung.
"Banyak warga yang kebetulan mudik selama libur sekolah ini tertarik datang langsung ke stadion untuk menyaksikan klub asal tanah kelahiran mereka bertanding. Ini menjadi alternatif hiburan liburan yang sangat positif," pungkas Satria. (sae/den)
Editor : Hengky Ristanto