Jawa Pos Radar Madiun – Harga sejumlah bahan pangan di Pasar Besar Ngawi (PBN) melonjak dalam sepekan terakhir.
Pedagang mengklaim kenaikan dipicu kembali beroperasinya program Makan Bergizi Gratis (MBG) usai libur sekolah yang membuat permintaan dari pemasok meningkat.
Salah seorang pedagang, Rida Astutik, mengatakan lonjakan harga mulai terasa sejak pertengahan Juli.
Harga telur ayam ras naik dari Rp 20 ribu menjadi Rp 27 ribu per kilogram, sedangkan ayam potong melonjak dari Rp 26 ribu menjadi Rp 35 ribu per kilogram.
Menurut dia, pedagang pasar dan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) memperoleh pasokan dari distributor yang sama.
Kondisi itu membuat harga di tingkat pemasok ikut terkerek.
"Kami bergantung pada penyalur yang sama dengan SPPG. Ketika harga dari supplier naik, kami juga ikut terdampak," ujarnya, Senin (20/7).
Rida menilai pemerintah perlu melibatkan pedagang pasar dalam pengadaan bahan baku MBG.
Dengan begitu, distribusi dinilai lebih merata sekaligus menjaga stabilitas harga di pasar tradisional.
"Kalau SPPG membeli di pedagang pasar, harga bisa lebih stabil dan pasar juga tetap ramai," katanya.
Kenaikan harga juga mulai dikeluhkan konsumen.
Katmiyati, salah seorang warga, mengaku pengeluaran rumah tangga semakin berat karena harga kebutuhan pokok terus merangkak naik.
"Kondisi ekonomi juga sedang sulit," ujarnya. (magang-nurul nikmatul romadhona/sae/den)
Editor : Hengky Ristanto