Bayi Laki-laki Ditemukan di Dalam Mobil Panti Asuhan di Ngawi, Polisi Selidiki Pelaku

Asep Syaeful • Dipublikasikan Senin, 27 Juli 2026 | 19:10 WIB
PENANGANAN BAYI: Bayi laki-laki yang ditemukan di dalam mobil operasional Panti Asuhan Bina Insani menjalani pemeriksaan medis di RSUD dr. Soeroto Ngawi. ASEP SYAEFUL/RADAR NGAWI
PENANGANAN BAYI: Bayi laki-laki yang ditemukan di dalam mobil operasional Panti Asuhan Bina Insani menjalani pemeriksaan medis di RSUD dr. Soeroto Ngawi. ASEP SYAEFUL/RADAR NGAWI

Jawa Pos Radar Madiun – Warga Desa Beran, Kecamatan/Kabupaten Ngawi, digegerkan dengan penemuan bayi laki-laki di dalam mobil operasional Panti Asuhan Bina Insani, Senin (27/7) pagi. 

Bayi yang diduga baru berusia sekitar dua hari itu ditemukan dalam kondisi terbungkus jilbab berwarna abu-abu di dalam sebuah tas yang diletakkan di jok belakang mobil.

Penjaga Panti Asuhan Bina Insani Mukhlis Subekti menjadi orang pertama yang menemukan bayi tersebut.

Peristiwa itu bermula ketika dirinya mendengar suara tangisan bayi sekitar pukul 05.15 WIB.

"Ditinggal di dalam mobil operasional panti," ujarnya.

Merasa curiga, Mukhlis menelusuri sumber suara hingga ke area parkir.

Tangisan semakin jelas terdengar dari mobil operasional panti. 

Saat memeriksa bagian jok belakang, ia menemukan sebuah tas berwarna merah.

Kecurigaannya terbukti. Di dalam tas tersebut terdapat seorang bayi laki-laki yang terus menangis dengan tubuh terbungkus jilbab abu-abu.

"Langsung kami bawa masuk, diberi pakaian yang layak, dan dibuatkan susu," terangnya.

Sekitar pukul 06.00 WIB, personel kepolisian tiba di lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan meminta keterangan sejumlah saksi.

Polisi juga mengamankan tas serta jilbab yang digunakan membungkus bayi sebagai barang bukti.

Selanjutnya, bayi dievakuasi ke RSUD dr. Soeroto Ngawi untuk mendapatkan penanganan medis.

Hasil pemeriksaan menunjukkan bayi memiliki berat badan 2,475 kilogram dengan panjang badan 47 sentimeter.

Berdasarkan pemeriksaan awal, bayi diperkirakan baru dilahirkan sekitar dua hari sebelum ditemukan.

Kapolsek Ngawi AKP Jais Bintoro mengatakan, penyelidikan masih dilakukan untuk mengungkap identitas orang tua maupun pihak yang diduga sengaja meninggalkan bayi tersebut.

"Warga yang memiliki informasi sekecil apa pun diharap segera lapor ke polsek maupun polres untuk membantu proses hukum yang sedang berjalan," katanya. (sae/den)

Editor : Hengky Ristanto
Panti Asuhan Bina Insani ngawi polsek ngawi penemuan bayi