Bayi Temuan di Mobil Panti Asuhan Ngawi Masih Dirawat, Ini Kondisi Terbarunya

Asep Syaeful • Dipublikasikan Selasa, 28 Juli 2026 | 22:34 WIB
MASIH DALAM PERAWATAN: Petugas RSUD dr. Soeroto memantau kondisi bayi laki-laki yang ditemukan di dalam mobil operasional panti asuhan di Ngawi. DOK RADAR NGAWI
MASIH DALAM PERAWATAN: Petugas RSUD dr. Soeroto memantau kondisi bayi laki-laki yang ditemukan di dalam mobil operasional panti asuhan di Ngawi. DOK RADAR NGAWI

Jawa Pos Radar Madiun – Bayi laki-laki yang ditemukan di dalam mobil operasional Panti Asuhan Bina Insani, Desa Beran, Kabupaten Ngawi, masih menjalani perawatan intensif di RSUD dr. Soeroto.

Tim medis belum mengizinkan bayi tersebut pulang agar kondisi kesehatannya terus dipantau secara optimal.

Kepala DPPPAKB Ngawi Nugraha Ningrum mengatakan, bayi tersebut masih berada di bawah pengawasan tenaga medis. 

Untuk sementara, tanggung jawab penanganan bayi berada di DPPPAKB hingga ada pihak keluarga yang datang dan bertanggung jawab.

"Agar pemantauan perkembangannya optimal di bawah pengawasan medis," katanya, Selasa (28/7).

Bayi laki-laki itu ditemukan di dalam mobil operasional Panti Asuhan Bina Insani pada Senin (27/7).

Sejak ditemukan, seluruh kebutuhan perawatan dan pendampingan ditangani pemerintah daerah.

Menurut Anging, sapaan akrab Nugraha Ningrum, kondisi umum bayi saat ini dalam keadaan sehat.

Namun, berat badannya hanya 2,4 kilogram, masih di bawah rata-rata berat bayi baru lahir.

Selain itu, petugas medis menemukan tali pusar bayi dipotong terlalu dekat dengan bagian perut.

"Dipotong terlalu dekat dengan perut, entah menggunakan alat apa. Tapi, semua sudah dicek, hasilnya aman tidak ada potensi infeksi," terangnya.

Untuk mendukung pertumbuhan bayi, tim medis memberikan susu formula khusus sesuai rekomendasi dokter spesialis anak.

Seluruh kebutuhan nutrisi, biaya perawatan, hingga pendampingan ditanggung oleh DPPPAKB.

Selain itu, DPPPAKB tengah mengupayakan klaim bantuan kesehatan bagi anak terlantar melalui Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPPA).

"Kami pastikan tempat dan penanganannya aman serta nyaman untuk bayi ini," tegasnya. (sae/den)

Editor : Hengky Ristanto
bayi temuan RSUD dr. Soeroto DPPPAKB Ngawi kabupaten ngawi