Jawa Pos Radar Madiun – Aksi pencurian di sebuah minimarket di Desa Karangasri, Kecamatan Ngawi, menyita perhatian warga.
Pelaku membungkus seluruh kepalanya dengan kantong plastik hitam untuk menyamarkan identitas saat membobol toko dan membawa kabur ratusan bungkus rokok serta barang berharga lainnya.
Peristiwa tersebut terjadi pada Senin (27/7) sekitar pukul 23.51. Berdasarkan rekaman kamera pengawas (CCTV), pelaku lebih dahulu menggeledah laci kasir untuk mencari uang.
Karena tidak menemukan hasil, pelaku kemudian memanjat meja kasir guna mematikan sekaligus merusak kamera CCTV.
"Pelaku baru melarikan diri setelah alarm minimarket berbunyi," kata karyawan minimarket, Andrean Bagus Rahmandika, Selasa (28/7).
Setelah memastikan situasi aman, pelaku mengambil ratusan bungkus rokok dari berbagai merek beserta sejumlah barang berharga lainnya.
Andrean menduga pelaku tidak beraksi seorang diri karena diduga ada rekannya yang berjaga di luar minimarket.
Pelaku diketahui masuk ke dalam bangunan dengan memanjat dinding samping menggunakan sebatang kayu, kemudian menjebol plafon sebelum turun ke area toko.
Aksi pencurian baru diketahui pada Selasa (28/7) pagi ketika karyawan membuka minimarket.
Saat itu, kondisi toko sudah berantakan. Laci kasir dalam keadaan terbuka, etalase rokok kosong, dan plafon bangunan berlubang.
"Kami langsung melapor ke polisi. Kerugian diperkirakan sekitar Rp30 juta," ujarnya.
Menerima laporan tersebut, personel Polsek Ngawi Kota bersama Tim Identifikasi Polres Ngawi mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).
Polisi juga mengamankan sebatang kayu yang diduga digunakan pelaku untuk memanjat sebagai barang bukti.
Kapolsek Ngawi Kota AKP Jais Bintoro mengatakan penyelidikan masih terus dilakukan.
Rekaman CCTV menjadi salah satu petunjuk utama untuk mengungkap identitas pelaku.
"Kami masih mendalami rekaman CCTV. Barang yang dicuri utamanya rokok dan barang berharga lainnya," tegasnya. (sae/den/her)
Editor : Hengky Ristanto