Jawa Pos Radar Madiun - Sinergisitas Dewan Koperasi Indonesia Daerah (Dekopinda) Ngawi bersama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ngawi dalam pembangunan ekonomi kian dimantapkan.
Langkah strategis ini ditempuh guna memperkokoh fondasi ekonomi kerakyatan dari tingkat daerah hingga nasional.
Lewat agenda Sarasehan Koperasi yang digelar pada Kamis (30/7), Dekopinda mengajak gerakan koperasi untuk tampil sebagai pelaku sekaligus pemilik perekonomian bangsa, selaras dengan tema utama kegiatan.
"Dekopinda bertindak sebagai wadah aspirasi, edukasi, dan advokasi gerakan koperasi, sedangkan pemerintah berperan sebagai regulator sekaligus fasilitator kebijakan," terang Ketua Dekopinda Ngawi Atok Sunu.
Atok membeberkan, status Ngawi sebagai salah satu lumbung pangan nasional mendasari fokus sinergi pada optimalisasi koperasi berbasis pertanian dan UMKM agribisnis.
Baca Juga: SMAN 1 Ngawi Borong Prestasi, Raih Juara Akar 2026 dan Tembus 10 Besar Fiksi 2026
Dekopinda bersama Pemkab mendorong pembentukan serta penguatan koperasi tani agar petani tidak sekadar menjadi produsen bahan mentah, melainkan memiliki daya tawar tinggi melalui rantai pasok terintegrasi.
"Penguatan koperasi pada sektor agraris dan pangan menjadi kunci utama," tegasnya.
Sebagai pilar advokasi bagi lebih dari 800 koperasi di Ngawi, Dekopinda juga menggulirkan program penyehatan organisasi.
Langkah ini diwujudkan dengan mengidentifikasi serta membina koperasi yang kurang aktif atau berkinerja rendah agar kembali produktif.
Bupati Ngawi Ony Anwar Harsono yang hadir meresmikan acara menekankan pentingnya penguatan tata kelola di era modern.
Baca Juga: BRI Bekali PMI di Taiwan Jadi Wirausaha, Siapkan Akses KUR hingga Pendampingan Bisnis
Pihaknya bersama Dinas Koperasi dan UM Ngawi secara aktif memfasilitasi transformasi digital, mencakup pelatihan akuntansi transparan serta pemanfaatan platform digital untuk transaksi anggota dan pemasaran produk unggulan.
"Gerakan koperasi di Ngawi jangan sekadar jadi retorika, melainkan komitmen bersama yang solid untuk membangun perekonomian bangsa," ujar Bupati Ony.
Sarasehan tersebut menghadirkan dua narasumber berkompeten, yakni Ketua Komisi E DPRD Jawa Timur sekaligus Tokoh Penggerak Koperasi Wanita Sri Untari Bisowarno, serta perwakilan Dekopinwil Jawa Timur Utomo.
Guna menyemarakkan suasana, panitia menyediakan aneka doorprize dan hadiah utama yang kupon pemenangnya diambil langsung oleh bupati dan wakil bupati.
Tak hanya itu, jajaran UMKM binaan turut difasilitasi stan bazar di sepanjang area masuk gedung pertemuan. (rio/*/naz)
Editor : Mizan Ahsani