Rehabilitasi Rumah Kepatihan Ngawi Dimulai, Proyek Telan Rp 1,5 Miliar

Asep Syaeful • Dipublikasikan Jumat, 31 Juli 2026 | 20:00 WIB
DIREHABILITASI: Rumah Kepatihan di Ngawi mulai direhabilitasi untuk memperbaiki kerusakan berat tanpa mengubah keaslian bangunan cagar budaya. ASEP SYAEFUL/RADAR NGAWI
DIREHABILITASI: Rumah Kepatihan di Ngawi mulai direhabilitasi untuk memperbaiki kerusakan berat tanpa mengubah keaslian bangunan cagar budaya. ASEP SYAEFUL/RADAR NGAWI

Jawa Pos Radar Madiun – Penyelamatan situs cagar budaya Rumah Kepatihan di Jalan Pati Unus, Kelurahan Kepatihan, segera dimulai.

Pemkab Ngawi telah menuntaskan penandatanganan kontrak kerja dan surat perintah mulai kerja (SPMK) sebagai tanda dimulainya proyek rehabilitasi bangunan bersejarah tersebut.

Kepala Bidang terkait, Yesi, mengatakan kontrak pekerjaan ditandatangani pada Senin (27/7), sedangkan SPMK diterbitkan sehari berikutnya.

"Tanda tangan kontrak sudah dilakukan pada Senin (27/7), SPMK-nya Selasa (28/7)," katanya, Jumat (31/7).

Menurut Yesi, rehabilitasi tidak dilakukan dengan membongkar seluruh bangunan.

Pekerjaan difokuskan pada bagian-bagian yang mengalami kerusakan berat dengan tetap mempertahankan bentuk dan karakter asli bangunan cagar budaya.

Perbaikan meliputi penguatan dinding luar, perbaikan rangka dan genting atap menggunakan metode tambal sulam, serta rehabilitasi pendapa utama, ruang tengah, dan sejumlah ruangan di sisi timur, barat, serta selatan.

"Tidak ada penambahan bangunan baru di luar struktur cagar budaya," terangnya.

Dia menambahkan, seluruh pekerjaan dilakukan secara hati-hati agar nilai sejarah bangunan tetap terjaga.

Untuk itu, Pemkab Ngawi melibatkan Tim Ahli Cagar Budaya (TACB) dari Trowulan sejak tahap perencanaan.

"Kami menggunakan tenaga ahli dari Trowulan yang dulu juga mengerjakan revitalisasi Benteng Pendem," tambahnya.

Proyek rehabilitasi Rumah Kepatihan dikerjakan CV Abra Sampatti dengan nilai kontrak Rp 1,527 miliar.

Masa pelaksanaan ditetapkan selama 150 hari kerja dengan target selesai pada pertengahan Desember. (sae/den)

Editor : Hengky Ristanto
Pemkab Ngawi Rumah Kepatihan rehabilitasi Cagar Budaya Ngawi