Pemkab Ngawi Bangun Pendapa dan Kantor Kepemudaan di Taman Pemuda Soekarno Tahun Ini

Asep Syaeful • Dipublikasikan Minggu, 2 Agustus 2026 | 12:40 WIB
PENGEMBANGAN KAWASAN: Pemkab Ngawi segera membangun pendapa, kantor kepemudaan, toilet umum, dan fasilitas pendukung di Taman Pemuda Soekarno (Mandasoe).
PENGEMBANGAN KAWASAN: Pemkab Ngawi segera membangun pendapa, kantor kepemudaan, toilet umum, dan fasilitas pendukung di Taman Pemuda Soekarno (Mandasoe).

Jawa Pos Radar Madiun – Pemkab Ngawi melanjutkan pengembangan Taman Pemuda Soekarno (Mandasoe) tahun ini.

Sejumlah fasilitas pendukung akan dibangun dengan total anggaran Rp 5,6 miliar.

Kabid Tata Bangunan dan Bina Konstruksi DPUPR Ngawi Yesi Widyarti mengatakan, pembangunan meliputi pendapa utama, kantor kepemudaan, pagar sisi depan taman komunitas hijau dan batas utara, serta toilet umum.

"Anggarannya sebesar Rp 5,6 miliar," ujarnya, Minggu (2/8).

Menurut Yesi, pendapa akan mengusung konsep joglo berukuran 15 x 15 meter dengan material kayu sebagai elemen utama.

Material serupa juga digunakan untuk pembangunan kantor kepemudaan yang terdiri atas 10 bangunan terpisah berukuran masing-masing 4 x 6 meter.

"Secara biaya, material kayu lebih efisien dan proses pengerjaan lebih cepat," jelasnya.

Saat ini proyek masih memasuki tahap persiapan lelang. Jika seluruh tahapan berjalan sesuai jadwal, penandatanganan kontrak ditargetkan berlangsung pada pertengahan September.

Dengan waktu pelaksanaan kurang dari empat bulan, DPUPR optimistis pembangunan dapat selesai tepat waktu.

Keberadaan fasilitas baru tersebut diharapkan menjadikan Mandasoe tidak hanya sebagai ruang terbuka hijau untuk rekreasi masyarakat, tetapi juga pusat aktivitas dan kreativitas organisasi kepemudaan di Kabupaten Ngawi.

"Mandasoe diharapkan menjadi ruang publik terpadu yang tidak hanya ramah bagi kegiatan rekreasi warga, tetapi juga menjadi pusat aktivitas dan kreativitas organisasi kepemudaan di Ngawi," pungkasnya. (sae/den)

Editor : Hengky Ristanto
Mandasoe Fasilitas publik Taman Pemuda Soekarno DPUPR Ngawi