Bangga! Siswa SMK PGRI 1 Ngawi Cetak Sejarah, Raih Juara 3 LKS Nasional 2026

Satrio Jati • Dipublikasikan Senin, 3 Agustus 2026 | 16:20 WIB
Saputra Pramahkota Hati, bersama Gubernur Jawa Timur Kofifah Indar Parawansa saat penerimaan Kontingen Jawa Timur di Surabaya dari Lomba Kompetensi Siswa (LKS) Pendidikan Menengah (Dikmen) Tingkat Nasional Tahun 2026. (HUMAS SMK PGRI 1 NGAWI)
Saputra Pramahkota Hati, bersama Gubernur Jawa Timur Kofifah Indar Parawansa saat penerimaan Kontingen Jawa Timur di Surabaya dari Lomba Kompetensi Siswa (LKS) Pendidikan Menengah (Dikmen) Tingkat Nasional Tahun 2026. (HUMAS SMK PGRI 1 NGAWI)

Jawa Pos Radar Madiun - Kabupaten Ngawi kembali menorehkan tinta emas di kancah pendidikan tingkat nasional.

Prestasi membanggakan ini datang dari siswa program keahlian Teknik Komputer dan Jaringan (TKJ) SMK PGRI 1 (Grisa) Ngawi, Saputra Pramahkota Hati.

Ia sukses membawa pulang gelar Juara 3 pada ajang Lomba Kompetensi Siswa (LKS) Pendidikan Menengah (Dikmen) Tingkat Nasional Tahun 2026 yang diselenggarakan di Jakarta-Bandung.

Pencapaian ini diraih pada bidang lomba Information Network Cabling (INC), sebuah kompetensi yang menuntut ketelitian, kecepatan, serta pemahaman mendalam mengenai infrastruktur jaringan komputer.

Kepala SMK Grisa Ngawi, Farid Samsul Hadi, mengungkapkan rasa syukur dan kebanggaannya atas kerja keras anak didiknya tersebut.

Saputra menjadi satu-satunya wakil dari Kabupaten Ngawi yang mampu menembus kancah nasional dan meraih podium.

Baca Juga: Cetak Sejarah, Jatim Sabet Juara Umum LKS Nasional Empat Tahun Beruntun

"Tentu kami sangat bersyukur kepada Tuhan Yang Maha Esa dan bangga luar biasa atas kerja keras Saputra. Ini membuktikan bahwa kualitas pendidikan di Ngawi sangat diperhitungkan di tingkat nasional," ujar Farid.

Perjalanan Saputra menuju podium nasional tidaklah instan.

Ia harus melalui serangkaian proses seleksi berjenjang yang sangat ketat.

Sebelum berlaga di ibu kota, Saputra harus beradu kemampuan dengan 51 peserta terbaik dari berbagai daerah di Jawa Timur pada seleksi tingkat provinsi yang diselenggarakan di SMKN 10 Surabaya.

Berkat ketekunan dan keahlian teknisnya yang mumpuni, ia sukses menyingkirkan puluhan pesaingnya dan keluar sebagai Juara 1 tingkat Jawa Timur.

Kemenangan tersebut sekaligus mengukuhkannya sebagai wakil resmi Provinsi Jawa Timur di tingkat nasional.

Saputra Pramahkota Hati, siswa TKJ SMK Grisa Ngawi peraih juara 3 dalam Lomba Kompetensi Siswa (LKS) Pendidikan Menengah (Dikmen) Tingkat Nasional Tahun 2026.
Saputra Pramahkota Hati, siswa TKJ SMK Grisa Ngawi peraih juara 3 dalam Lomba Kompetensi Siswa (LKS) Pendidikan Menengah (Dikmen) Tingkat Nasional Tahun 2026.

Setibanya dari ajang nasional, Saputra beserta kontingen lainnya juga disambut langsung oleh Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, di Surabaya.

Farid membeberkan bahwa persiapan yang dilakukan pihak sekolah sangat intensif dan sistematis selama berbulan-bulan.

Latihan rutin mencakup simulasi troubleshooting, pemotongan dan penyambungan fiber optik, serta instalasi copper cabling di laboratorium TKJ dengan standar industri.

"Tidak hanya fokus pada hardskill atau teknis jaringan, kami juga melatih manajemen waktu, ketelitian, dan mental Saputra agar ia terbiasa bekerja di bawah tekanan, persis seperti kondisi nyata di arena kompetisi," ungkapnya.

Keberhasilan Saputra meraih Juara 3 Nasional ini menjadi bukti nyata bahwa kualitas pendidikan vokasi di SMK PGRI 1 Ngawi mampu mencetak SDM unggul yang siap bersaing di era digital.

Prestasi ini tidak lepas dari bimbingan intensif para guru pembimbing, instruktur, serta dukungan penuh pihak keluarga.

Baca Juga: Jadwal Lengkap SEA V Cup 2026 Putri Leg 2: Indonesia Hadapi Vietnam di Match Pertama

Pencapaian luar biasa ini akan dijadikan tolok ukur sekaligus motivasi bagi pihak sekolah. Ke depannya, evaluasi menyeluruh akan dilakukan guna meningkatkan performa perwakilan sekolah di ajang serupa.

SMK PGRI 1 Ngawi berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas fasilitas laboratorium praktik agar senantiasa relevan dengan perkembangan teknologi jaringan terbaru di industri.

Pihak sekolah juga akan segera melakukan kaderisasi dengan menjaring bibit unggul dari kelas 10 dan 11 lebih awal.

Harapannya, tradisi juara ini terus berlanjut dan target medali emas di tingkat nasional dapat segera terwujud.

Farid juga menitipkan pesan inspiratif bagi seluruh siswa di Ngawi agar tidak pernah merasa minder bermimpi besar meskipun berasal dari daerah.

"Asalkan memiliki tekad yang kuat, disiplin yang tinggi dalam berlatih, serta patuh pada arahan guru, pasti bisa bersaing di level mana pun. Mari buktikan bahwa siswa SMK itu benar-benar 'Bisa dan Hebat'," pungkasnya. (*)

Editor : Mizan Ahsani
LKS Tingkat Nasional 2026 SMK PGRI 1 Ngawi prestasi Khofifah Indar Parawansa juara