Jawa Pos Radar Madiun – Okupansi hotel di Ngawi diprediksi meningkat tajam menjelang Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) XV dan Pekan Paralimpik Pelajar Daerah (PEPARPEDA) III Jawa Timur 2026.
Sejumlah hotel bahkan dilaporkan sudah penuh dipesan untuk pertengahan November.
Kepala Disparpora Ngawi Wiwien Purwaningsih mengatakan, lonjakan pemesanan dipicu kedatangan lebih dari seribu atlet, pelatih, dan official dari berbagai kabupaten/kota di Jawa Timur.
"Hotel-hotel di Ngawi sudah mulai penuh untuk pertengahan November nanti, bertepatan dengan event POPDA XV dan PEPARPEDA III Jatim. Kami memperkirakan ada lebih dari seribuan peserta dan official yang akan datang," katanya, Rabu (5/8).
Untuk mengatasi keterbatasan kamar hotel, disparpora berkoordinasi dengan Camat Ngawi mendata rumah warga yang layak disewakan sebagai tempat menginap kontingen.
"Guna menyiasati kekurangan hunian, kami berkoordinasi dengan Camat Ngawi untuk mendata rumah kosong yang layak disewakan kepada para kontingen. Langkah ini diharapkan dapat menutupi kebutuhan tempat menginap selama kejuaraan," ujarnya.
Selain itu, Disparpora juga menyiapkan Kota Madiun dan Kabupaten Magetan sebagai daerah penyangga apabila kapasitas penginapan di Ngawi tidak lagi mencukupi.
"Beberapa daerah nantinya akan menginap di Magetan dan Kota Madiun, karena masih dekat," tambahnya.
Pada ajang tersebut akan dipertandingkan 31 cabang olahraga. Sebanyak 23 cabang dipastikan berlangsung di Ngawi, sedangkan sisanya masih menunggu keputusan Pemprov Jatim untuk digelar di Surabaya atau Magetan.
"Sebanyak 23 cabor akan bertanding di Ngawi. Untuk sisa cabor lainnya, opsi tempat ada di Surabaya atau Magetan, namun hingga saat ini kami masih menunggu keputusan resmi dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur," pungkasnya. (sae/den)
Editor : Hengky Ristanto