Diduga Keracunan MBG, Empat Siswa SMKS PPS 2 Ngrambe Ngawi Dilarikan ke Klinik

Asep Syaeful • Dipublikasikan Senin, 10 Agustus 2026 | 22:30 WIB
MENDAPAT PERAWATAN: Sejumlah siswa SMKS PPS 2 Ngrambe menjalani pemeriksaan medis di Klinik Pratama Aisyiyah Sine setelah mengalami keluhan usai menyantap MBG. (Asep Syaeful Bachri/Jawa Pos Radar Ngawi)
MENDAPAT PERAWATAN: Sejumlah siswa SMKS PPS 2 Ngrambe menjalani pemeriksaan medis di Klinik Pratama Aisyiyah Sine setelah mengalami keluhan usai menyantap MBG. (Asep Syaeful Bachri/Jawa Pos Radar Ngawi)

Jawa Pos Radar Madiun – Program Makanan Bergizi Gratis (MBG) di SMKS PPS 2 Ngrambe memunculkan dugaan gangguan kesehatan pada sejumlah siswa.

Empat pelajar harus mendapat perawatan medis setelah mengalami keluhan mual, pusing, lemas, hingga muntah usai menyantap menu MBG di sekolah.

Peristiwa tersebut terjadi Senin (10/8). Para siswa yang mengalami keluhan langsung dibawa ke Klinik Pratama Aisyiyah Sine untuk mendapatkan penanganan.

Empat siswa yang menjalani perawatan yakni Aditama Putra, 15; Annasal Nurzah, 14; Panji Bagas Ardiansah, 15; dan Guntur Chazafani Radifa, 15.

Panji mengungkapkan, keluhan muncul setelah dirinya menyantap makanan MBG sekitar pukul 09.00.

Setelah kembali ke kelas, dia tiba-tiba merasa mual dan kemudian menuju ruang UKS.

Baca Juga: KPK Buka Peluang Periksa Lagi Ridwan Kamil, Nama Lisa Mariana Kembali Disebut

’’Habis makan MBG lalu masuk kelas, tiba-tiba mual lalu ke UKS,’’ kata siswa kelas 10A tersebut.

Menurut Panji, tidak ada hal mencurigakan dari rasa makanan yang dikonsumsi.

Namun, dia menyebut beberapa teman sekelasnya juga mengalami keluhan serupa.

’’Di kelas saya ada tujuh orang yang merasakan hal sama,’’ bebernya.

Guru SMKS PPS 2 Ngrambe Asna mengatakan, pihak sekolah langsung mengambil tindakan setelah melihat kondisi sejumlah siswa melemah.

Mereka kemudian dibawa ke fasilitas kesehatan menggunakan kendaraan guru.

’’Karena kondisinya lemas semua, langsung dibawa ke klinik. Sebagian ada yang ditangani di UKS,’’ ujarnya.

Baca Juga: KH Anwar Zahid Kecelakaan di Bojonegoro, Mobil Terhimpit Dua Truk

Asna menjelaskan, keluhan yang dirasakan siswa mayoritas berupa pusing, mual, dan badan terasa lemas.

Sebagian siswa merasakan gejala tidak lama setelah makan, sedangkan lainnya baru mengalami keluhan setelah beberapa waktu.

’’Ada yang merasakan keluhan tak lama setelah makan, ada juga yang berjeda beberapa saat setelah jam istirahat,’’ jelasnya.

Pasca kejadian tersebut, pihak kepolisian turut mendatangi lokasi.

Petugas disebut telah mengamankan sampel sisa makanan yang dikonsumsi para siswa untuk kebutuhan pemeriksaan lebih lanjut.

Hingga berita ini ditulis, Kapolsek Ngrambe AKP Agus Hari Santoso belum memberikan keterangan resmi terkait dugaan kejadian tersebut. (sae/den)

Editor : Hengky Ristanto
SMKS PPS 2 Ngrambe dugaan keracunan makanan makanan bergizi gratis ngawi Mbg