Jawa Pos Radar Madiun – Aktivitas pendidikan di Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 1 Ngawi resmi dimulai.
Sebanyak 227 peserta didik dari jenjang SD hingga SMA mengikuti masa pengenalan lingkungan sekolah (MPLS) sejak Sabtu (15/8).
Dimulainya MPLS sekaligus menandai kehidupan baru para siswa. Mereka kini telah menempati fasilitas asrama yang disediakan selama menjalani pendidikan di SRT 1 Ngawi.
Kepala SD dan SMP SRT Ngawi Indarti mengatakan, pembukaan MPLS telah dilaksanakan sesuai jadwal yang ditentukan.
’’Alhamdulillah sudah pembukaan MPLS hari Sabtu kemarin, dan anak-anak di asrama,’’ ujar Indarti, Senin (17/8).
Berdasarkan data penerimaan, 227 siswa SRT 1 Ngawi terbagi dalam tiga jenjang pendidikan.
Rinciannya, sebanyak 19 siswa duduk di tingkat SD. Kemudian 92 siswa di tingkat SMP dan 116 siswa lainnya di jenjang SMA.
Dengan dimulainya kegiatan tersebut, seluruh peserta didik mulai beradaptasi dengan lingkungan sekolah sekaligus pola kehidupan berasrama.
Indarti menjelaskan, pelaksanaan MPLS mengikuti jadwal dan arahan dari Kementerian Sosial (Kemensos).
Masa pengenalan lingkungan sekolah dijadwalkan berlangsung selama dua pekan hingga 28 Agustus. SRT 1 Ngawi sendiri masuk dalam tahap III pelaksanaan MPLS Sekolah Rakyat tahun ini.
’’SRT Ngawi masuk tahap III dalam MPLS tahun ini,’’ ungkapnya. (sae/den)
Editor : Hengky Ristanto