Jawa Pos Radar Madiun – Perumdam Tirto Kertonegoro mulai menyiapkan langkah darurat menyusul penurunan debit air di tengah musim kering.
Dua truk tangki disiagakan untuk memasok air bersih kepada pelanggan yang alirannya terhenti.
Selain menyiapkan armada tangki, perusahaan daerah tersebut mengoptimalkan kapasitas pompa.
Langkah itu dilakukan untuk menjaga pasokan air bagi lebih dari 53 ribu sambungan rumah (SR) yang dilayani Perumdam Tirto Kertonegoro.
Plt Direktur Perumdam Tirto Kertonegoro Ngawi Totok Sudaryanto mengatakan, pemantauan kondisi pasokan air diperketat melalui koordinasi dengan seluruh Unit Instalasi Kota Kecamatan (IKK).
Saat ini, kebutuhan puluhan ribu pelanggan ditopang sekitar 30 unit pompa dan 16 sumber mata air.
’’Kita terus koordinasi dan komunikasi dengan unit IKK setiap kecamatan sehingga update kondisi pelanggan bisa cepat,’’ ujarnya.
Totok mengakui terdapat kecenderungan penurunan debit air selama musim kering.
Kondisi tersebut membuat Perumdam melakukan sejumlah penyesuaian untuk mempertahankan distribusi kepada pelanggan.
Salah satunya memperbaiki sekaligus mengganti pompa yang mengalami penurunan kemampuan dengan pompa berkapasitas lebih besar.
’’Langkah ini diambil agar volume distribusi air tetap mencukupi kebutuhan warga, meskipun tidak selancar periode normal sebelum musim kekeringan,’’ jelasnya.
Perumdam Tirto Kertonegoro juga menyiagakan dua truk tangki dengan kapasitas masing-masing lebih dari 5.000 liter.
Armada tersebut digunakan untuk dropping air bersih ke wilayah yang alirannya terhenti total berdasarkan pendataan unit IKK.
’’Kita sudah melakukan dropping air bersih ke pelanggan,’’ katanya.
Selain langkah darurat tersebut, pengaturan jaringan dari sumber mata air maupun pompa terus dioptimalkan.
Tujuannya agar distribusi pasokan air bersih dapat berlangsung lebih merata di tengah penurunan debit.
Totok turut mengimbau pelanggan untuk menggunakan air secara bijak selama pasokan belum kembali normal.
’’Mari kita berhemat agar air tidak terbuang sia-sia saat kondisi seperti ini,’’ pungkasnya. (sae/den)
Editor : Hengky Ristanto