Aris, Djoko, dan Dwi Berebut Kursi Direktur Perumdam Tirto Kertonegoro Ngawi

Asep Syaeful • Dipublikasikan Selasa, 1 September 2026 | 23:20 WIB
TAHAP AKHIR: Seleksi calon Direktur Perumdam Tirto Kertonegoro memasuki tahap wawancara dengan Bupati Ngawi selaku kuasa pemilik modal.
TAHAP AKHIR: Seleksi calon Direktur Perumdam Tirto Kertonegoro memasuki tahap wawancara dengan Bupati Ngawi selaku kuasa pemilik modal.

Jawa Pos Radar Madiun – Perebutan kursi Direktur Perumdam Tirto Kertonegoro memasuki babak krusial.

Tiga kandidat yang telah lolos uji kelayakan dan kepatutan (UKK) serta wawancara panitia seleksi (pansel) bakal menjalani wawancara langsung dengan Bupati Ngawi Ony Anwar Harsono, Senin (31/8).

Tiga calon Direktur Perumdam Tirto Kertonegoro tersebut adalah Aris Setyanto, Djoko Widodo, dan Dwi Purnomo. Mereka akan berhadapan dengan Ony selaku kuasa pemilik modal (KPM).

Ketua Pansel Calon Direktur Perumdam Tirto Kertonegoro Maftuh Affandi mengatakan, wawancara dengan KPM bakal mendalami visi dan misi masing-masing kandidat.

Selain itu, tahapan tersebut menjadi ajang untuk menguji integritas, kapasitas kepemimpinan, serta kesiapan ketiganya dalam mengembangkan perusahaan daerah yang melayani kebutuhan air bersih masyarakat tersebut.

’’Wawancara dengan KPM kita jadwalkan besok (hari ini),’’ kata Maftuh, Selasa (1/9).

Hasil wawancara akan menjadi salah satu pertimbangan dalam menentukan kandidat prioritas.

Namun, pansel tetap memproses ketiga nama untuk mendapatkan rekomendasi Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

Menurut Maftuh, pengajuan tiga kandidat tersebut diperlukan untuk mengantisipasi apabila nama yang menjadi prioritas menemui kendala administratif maupun persyaratan teknis saat diproses pemerintah pusat.

Dengan demikian, kandidat lainnya dapat menjadi alternatif sehingga proses penetapan Direktur Perumdam Tirto Kertonegoro tidak terhambat.

’’Namun, jika tidak ada kendala teknis dari kementerian, nama yang menjadi prioritas usulan bupati dipastikan bakal menduduki posisi Direktur Perumdam Tirto Kertonegoro,’’ ujarnya.

Pansel menargetkan proses permohonan rekomendasi kepada Kemendagri dilakukan secepatnya setelah wawancara dengan KPM selesai.

Tahapan tersebut menjadi bagian penting sebelum kursi direktur definitif ditetapkan.

’’Jika sudah ada hasil dari wawancara dengan KPM, kita akan segera minta rekomendasi dari Kemendagri,’’ pungkas Maftuh. (sae/den)

Editor : Hengky Ristanto
calon Direktur Perumdam Tirto Kertonegoro Perumdam Tirto Kertonegoro ngawi bupati ngawi kemendagri