Bobol Minimarket di Ngawi, Pencuri Tewas Usai Jatuh dari Atap Setinggi 5 Meter

Asep Syaeful • Dipublikasikan Selasa, 1 September 2026 | 10:30 WIB
BERUJUNG MAUT: Petugas melakukan penanganan terhadap Suryanto yang ditemukan terluka parah setelah terjatuh dari atap minimarket di Desa Kandangan, Ngawi, Selasa (1/9).
BERUJUNG MAUT: Petugas melakukan penanganan terhadap Suryanto yang ditemukan terluka parah setelah terjatuh dari atap minimarket di Desa Kandangan, Ngawi, Selasa (1/9).

Jawa Pos Radar Madiun – Aksi pencurian di sebuah minimarket di Desa Kandangan, Ngawi, berujung maut.

Suryanto, 44, meninggal dunia setelah terjatuh dari atap setinggi lebih dari lima meter saat diduga berusaha kabur membawa ratusan bungkus rokok, Selasa (1/9) sekitar pukul 01.30.

Suryanto diduga masuk ke minimarket dengan cara menjebol plafon. Sebanyak 782 bungkus rokok kemudian dimasukkan ke dalam karung untuk dibawa keluar.

Aksi tersebut diketahui warga ketika Suryanto berada di atap dan menurunkan rokok hasil curian. Warga lantas meneriakinya dan mengepung area minimarket.

’’Warga tahu saat pelaku menurunkan rokok, lalu meneriakinya maling-maling, terus dikepung,’’ kata Jujuk Haryanto, warga di lokasi kejadian.

Okti Bella, pegawai minimarket, mengatakan teriakan warga membuat Suryanto kebingungan di atas atap. Dia kemudian kehilangan keseimbangan dan terjatuh dari bagian belakang bangunan.

’’Sepertinya masuk dengan cara menjebol plafon. Terjatuh dari atap terus dadanya terbentur tiang yang ada di bawah,’’ kata Okti.

Meski mengalami luka parah, Suryanto disebut masih sempat merangkak meninggalkan lokasi dan bersembunyi. Petugas kepolisian yang datang setelah menerima laporan warga kemudian melakukan pencarian.

Kasat Reskrim Polres Ngawi AKP Pras Ardinata mengatakan, Suryanto akhirnya ditemukan di kawasan perkebunan sekitar 100 meter dari tempat kejadian perkara (TKP).

’’Pelaku ditemukan tergeletak tak berdaya di semak-semak perkebunan sekitar 100 meter dari TKP (tempat kejadian perkara),’’ kata Pras.

Suryanto kemudian dievakuasi ke RS Widodo Ngawi untuk mendapatkan pertolongan medis. Namun, nyawanya tidak dapat diselamatkan.

’’Namun, nyawanya tak tertolong akibat benturan keras di dada,’’ ungkap Pras.

Jasad Suryanto selanjutnya dipindahkan ke RSUD dr Soeroto Ngawi untuk proses autopsi. Jenazah rencananya diserahkan kepada keluarga dan dipulangkan ke rumah orang tuanya di Desa Jajar, Kecamatan Kartoharjo, Magetan, untuk dimakamkan.

Dari lokasi kejadian, polisi mengamankan barang bukti berupa 782 bungkus rokok yang diduga hasil curian dengan nilai sekitar Rp 40 juta. Rokok tersebut ditemukan berada di dalam karung putih.

Polisi juga mengamankan satu unit sepeda motor tanpa pelat nomor yang disebut milik Suryanto. Kendaraan tersebut ditemukan terparkir tidak jauh dari minimarket. (sae/den)

Editor : Hengky Ristanto
pencurian minimarket di Ngawi pencuri jatuh dari atap 782 bungkus rokok polres ngawi ngawi