Jawa Pos Radar Madiun – Truk boks pengangkut sembako untuk salah satu SPPG di Kecamatan Geneng terguling di Jalan Ngawi–Kwadungan, Desa Dinden, Kecamatan Kwadungan, Rabu (2/9) sekitar pukul 13.30.
Kendaraan tersebut menghantam warung kopi dan sepeda motor sebelum akhirnya terguling.
Warung yang terdampak insiden itu milik Ngatini, 56. Bagian depan bangunan mengalami kerusakan setelah dihantam truk.
Selain itu, Honda Scoopy bernopol AE 2565 CE milik Kino, 62, turut terdampak kecelakaan.
Truk diketahui tengah membawa sembako yang akan dikirim ke salah satu satuan pelayanan pemenuhan gizi (SPPG) di Kecamatan Geneng.
Yanti, saksi mata di lokasi kejadian, mengatakan truk semula melaju dari arah barat menuju timur. Sesaat sebelum kendaraan oleng, dia mendengar suara seperti ledakan kecil.
’’Terdengar suara ledakan kecil sebelum kendaraan oleng lalu terguling,’’ kata Yanti.
Suara benturan keras membuat warga dan pengunjung warung terkejut. Mereka langsung berhamburan keluar untuk menyelamatkan diri.
’’Akhirnya nabrak warung,’’ ujarnya.
Truk boks bernopol B 9429 SRU tersebut dikemudikan Uvolica Setyo Bimo, 31, warga Desa Mantren, Kecamatan Karangrejo, Magetan.
Bimo mengaku kendaraan kehilangan kendali setelah ban belakang kanan pecah.
’’Pecah ban mas, rencananya mau kirim sembako ke SPPG di Geneng,’’ kata Bimo.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Ngawi Iptu Agus Harianto mengatakan, kecelakaan tersebut juga mengakibatkan seorang penumpang truk bernama Yusuf, 21, mengalami luka lecet pada paha kiri dan leher.
Sementara itu, nilai kerugian akibat kerusakan warung, sepeda motor, dan kendaraan yang terlibat masih dalam pendataan.
’’Kerugian material akibat kerusakan warung dan kendaraan masih dalam pendataan,’’ ungkap Agus. (sae/den)
Editor : Hengky Ristanto