Jawa Pos Radar Madiun – Dua proyek jalan dengan total nilai kontrak Rp 13,6 miliar menjadi sasaran inspeksi mendadak (sidak) Komisi IV DPRD Ngawi.
Meski progres fisiknya telah mencapai 100 persen, dewan masih menemukan bagian pekerjaan yang perlu dirapikan.
Sidak dilakukan Rabu (2/9) di ruas Jalan Randusongo–Majasem yang menghubungkan Kecamatan Gerih dengan Kendal serta Jalan Keras–Kayut yang menjadi penghubung Kecamatan Gerih dengan Geneng.
Ketua Komisi IV DPRD Ngawi Feligia Agit Hendiadi mengatakan, pengecekan lapangan dilakukan untuk memastikan proyek infrastruktur jalan memenuhi standar sekaligus diselesaikan sesuai target.
‘’Kami ingin memantau progres fisik proyek infrastruktur pemerintah demi memastikan pengerjaan selesai tepat waktu dan sesuai target anggaran," kata Agit, Jumat (4/9).
Hasil sidak menunjukkan pekerjaan fisik pada kedua ruas tersebut secara umum telah rampung. Namun, Komisi IV DPRD Ngawi memberikan sejumlah catatan teknis yang perlu segera ditindaklanjuti.
‘’Secara progres sudah rampung, tapi ada beberapa pengerjaan yang harus dirapikan,’’ ucapnya.
Salah satu yang menjadi sorotan adalah berm jalan berupa tanah urukan yang dinilai belum dipadatkan secara maksimal.
Dewan meminta bagian tersebut segera dibenahi agar hasil pekerjaan lebih optimal.
‘’Terkait berm, kami minta dinas terkait untuk segera menindaklanjutinya agar hasilnya presisi dan nyaman digunakan masyarakat," tegas Agit.
Kabid Bina Marga Dinas PUPR Ngawi Muhammad Fauzi Amir Rahman menyatakan siap menindaklanjuti catatan hasil sidak tersebut.
Fauzi menjelaskan, proyek Jalan Randusongo–Majasem dikerjakan CV Rumpun Jaya dengan nilai kontrak Rp 10,8 miliar dan masa pelaksanaan 150 hari kalender.
Sedangkan proyek Jalan Keras–Kayut dikerjakan CV Surya Wijaya dengan nilai kontrak Rp 2,8 miliar dan masa pelaksanaan 90 hari kalender.
Dengan demikian, total nilai kontrak kedua proyek jalan tersebut mencapai Rp 13,6 miliar.
" apa yang menjadi catatan komisi IV akan segera kami tindak lanjuti. Secara fisik pengerjaan sudah 100 persen, tinggal tahap perapian agar memberikan kenyamanan dan keamanan bagi pengguna jalan," ujar Fauzi. (sae/den)
Editor : Hengky Ristanto