Jawa Pos Radar Madiun - Lapangan Desa Tawun, Kecamatan Kasreman, dipadati ratusan peserta, Minggu (6/9).
Mereka mengikuti Senam Rekreasi Perwosi yang menjadi bagian dari roadshow Perwosi bersama Disparpora Kabupaten Ngawi.
Kegiatan tersebut melibatkan Perwosi tingkat desa se-Kecamatan Kasreman. Selain mengajak masyarakat bergerak aktif, senam bersama itu menjadi ruang mempererat hubungan antarwarga dari berbagai desa.
Kepala Desa Tawun Purahman mengatakan, kegiatan tersebut memiliki tujuan yang lebih luas daripada sekadar menjaga kebugaran fisik.
“Ini menjadi ajang silaturahmi yang efektif untuk menyatukan warga dari desa yang berbeda, sehingga memperkuat rasa kebersamaan dan kerukunan,” ujarnya.
Menurut Purahman, Senam Rekreasi Perwosi di Desa Tawun juga dikemas sebagai sarana menyampaikan edukasi kesehatan kepada peserta.
Konsep olahraga bersama dinilai efektif untuk meningkatkan kesadaran masyarakat, terutama perempuan dan keluarga, mengenai pentingnya menerapkan gaya hidup aktif.
“Pun peserta juga diberikan pemahaman bahwa gerakan senam yang diiringi musik gembira bersama-sama dapat efektif untuk meredakan stres. Ini salah satu manfaatnya,” terangnya.
Suasana kegiatan sengaja dibuat menyenangkan. Dengan demikian, peserta tidak hanya mendapatkan manfaat dari aktivitas fisik, tetapi juga dapat bersosialisasi dengan warga lainnya.
Purahman menilai pendekatan tersebut membuat pesan mengenai gaya hidup sehat lebih mudah diterima masyarakat.
“Warga desa lebih antusias datang karena tujuannya berolahraga dan bersosialisasi, sehingga materi edukasi kesehatan menjadi lebih mudah diterima,” katanya.
Perwosi dan PKK Didorong Jadi Penggerak
Peran organisasi perempuan di tingkat desa juga menjadi perhatian dalam kegiatan tersebut.
Perwosi dan kelompok PKK dinilai memiliki posisi strategis untuk menularkan kebiasaan hidup sehat hingga ke lingkungan keluarga.
Menurut Purahman, organisasi tersebut dapat menjadi agen perubahan di tingkat desa. Kebiasaan berolahraga yang dibangun melalui kegiatan bersama diharapkan tidak berhenti setelah acara selesai.
Sebaliknya, semangat tersebut diharapkan terbawa ke rumah dan lingkungan masing-masing sehingga Perwosi Kabupaten Ngawi ikut memperkuat budaya olahraga dari unit sosial terkecil.
Purahman menyebut Perwosi memiliki peran strategis dalam mengolahragakan masyarakat sekaligus memasyarakatkan olahraga, terutama di kalangan perempuan, ibu-ibu, dan keluarga.
Sinergi Perwosi dengan organisasi kewanitaan seperti PKK di tingkat desa diharapkan mampu membangun fondasi kesehatan masyarakat yang dimulai dari keluarga dan komunitas lokal.
Roadshow di Desa Tawun juga dikemas dengan sejumlah kegiatan hiburan.
Panitia membagikan puluhan hadiah atau doorprize kepada peserta. Sejumlah peserta juga mengikuti kuis seputar tips menjaga kesehatan dan kebugaran.
Rangkaian tersebut membuat roadshow senam rekreasi tidak hanya menjadi agenda olahraga, tetapi juga wadah berkumpul dan mendapatkan pengetahuan mengenai kesehatan.
Pemdes Tawun berharap kegiatan semacam ini mampu mendorong semakin banyak masyarakat membiasakan diri berolahraga sekaligus menjaga kebersamaan di lingkungan desa. (rio/naz/*)
Editor : Mizan Ahsani