Jawa Pos Radar Ngawi – Upaya menciptakan lingkungan yang asri sekaligus meningkatkan kesejahteraan warga terus digenjot oleh Pemerintah Desa (Pemdes) Dempel, Kecamatan Geneng, Kabupaten Ngawi.
Salah satunya melalui gelaran Lomba Lingkungan Bersih antar-RT. Bagi Pemdes Dempel, ajang ini bukan sekadar agenda seremonial tahunan, melainkan langkah strategis yang membawa dampak positif ganda bagi kemajuan desa.
Kepala Desa (Kades) Dempel Sugeng Wiyono mengungkapkan, tahun ini merupakan kali kedua lomba kebersihan lingkungan tersebut bergulir. Ia menilai, program ini terbukti efektif untuk meningkatkan kualitas kesehatan lingkungan secara masif.
"Lingkungan yang bersih dan tertata mengurangi penyebaran DBD serta meminimalisasi risiko gangguan pencernaan akibat sanitasi yang buruk," terang Sugeng.
Melalui kompetisi ini, warga secara langsung didorong untuk lebih peduli terhadap pengelolaan lingkungan sekitarnya. Mulai dari praktik pemilahan sampah mandiri, optimalisasi bank sampah, hingga pembersihan saluran drainase untuk mencegah genangan air sarang nyamuk.
"Karenanya, setiap warga terdorong mengambil peran aktif, baik dalam membersihkan pekarangan rumah masing-masing maupun merapikan fasilitas umum di wilayah RT-nya," imbuhnya.
Bangkitkan Tradisi Kerja Bakti dan Kreativitas
Guna menjaga objektivitas penilaian, Pemdes Dempel berkolaborasi langsung dengan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Ngawi. Proses penjurian pun dilakukan secara independen oleh pihak Kecamatan Geneng dengan melibatkan total 26 RT.
Menariknya, hadiah yang disiapkan bukan berupa uang tunai biasa. Pemdes mengalokasikan hadiah berupa bahan material yang nantinya dapat digunakan langsung oleh RT pemenang untuk pembangunan sarana dan prasarana di lingkungan mereka.
Lebih dari sekadar kompetisi, Sugeng menuturkan bahwa kegiatan ini sukses menghidupkan kembali tradisi gotong royong. Ajang ini menjadi momentum efektif untuk menggerakkan kerja bakti massal.
"Dalam proses persiapan lomba yang membutuhkan kerja sama, interaksi antarwarga menjadi semakin intensif, sehingga saling mengenal dan peduli satu sama lain," ungkap Kades.
Menurutnya, lomba ini murni lahir dari inisiasi masyarakat. Pasalnya, jika hanya mengandalkan agenda tahunan "Bersih Desa", partisipasi warga dirasa belum menyeluruh. Dengan format lomba per-RT, seluruh elemen masyarakat dituntut untuk turun tangan.
Ke depan, Sugeng berharap lomba ini mampu memantik inovasi dan kreativitas ekologis yang lebih liar. Pada gelaran kali ini, kreativitas warga sudah mulai terlihat tajam melalui pemanfaatan barang bekas seperti galon plastik dan ban bekas yang disulap menjadi pot bunga estetik bernilai seni.
"Terbukti dari warga yang berinovasi mempercantik lingkungan RT mereka. Seperti membuat taman obat keluarga (toga) di sepanjang jalan, memperindah pagar, menghias gapura, atau membuat mural edukatif," sebutnya bangga.
Ia berpesan agar kesadaran menjaga lingkungan ini tidak hanya berhenti saat lomba selesai, melainkan menjadi budaya sehari-hari. Ia meyakini, antusiasme orang dewasa dalam merawat lingkungan akan menumbuhkan kesadaran ekologis yang baik bagi generasi muda dan anak-anak di Desa Dempel.
Berikut adalah daftar lengkap pemenang Lomba Lingkungan Bersih tingkat RT di Desa Dempel:
Kategori Juara Umum
-
Juara Umum 1: RT 3 / RW 1
-
Juara Umum 2: RT 1 / RW 5
-
Juara Umum 3: RT 4 / RW 4
Kategori Penghargaan Khusus
-
Partisipasi Masyarakat Terbaik: RT 1 / RW 4
-
Pengelolaan Sampah Terbaik: RT 4 / RW 3
-
Pemanfaatan Toga Terbaik: RT 5 / RW 5
(*)
Editor : Mizan Ahsani